OKEZONE STORY: Kisah Christopher Latham Sholes, sang Pionir Keyboard QWERTY

Riani Angel Agustine, Jurnalis
Senin 23 Oktober 2017 10:30 WIB
(Foto: BBC)
Share :

JAKARTA – Christopher Latham Sholes merupakan seorang penemu Amerika yang menemukan keyboard QWERTY dan salah satu mesin tik paling awal. Sholes lahir pada 14 Februari 1819, dekat Mooresburg, Pennsylvania.

Pada 1823, ketika Sholes berumur 4 tahun Sholes dan keluarganya berpindah ke Danville Pennsylvania. Sholes menyelesaikan sekolahnya untuk magang dalam bidang printer pada 1833 dan pada 1837 ia pindah ke wilayah baru di Wisconsin untuk bekerja menjadi publikasi surat kabar kakak laki-lakinya di Green Bay.

Setelah bekerja sebagai karyawan magang, ia pindah ke Southport, Wisconsin dan mendirikan Southport Telegraph yaitu sebuah surat kabar mingguan. Southport adalah kota baru di garis pantai Danau Michigan di selatan Madison di mana Sholes menjabat sebagai pemilik dan penerbit Telegraph.

Setelah menetap di Southport, Sholes menikahi Mary Jane MeKinney pada 1840. Sholes juga memainkan peran kunci dalam awal politik Wisconsin.

Ketika masih muda, ia membantu mengorganisir partai Tanah dan Republik yang bebas di Wisconsin dan menjalani beberapa persyaratan di senat dan majelis negara bagian. Prestasi legislatifnya yang paling berkesan yaitu ia memimpin kampanye yang berhasil untuk melarang hukuman mati di Wisconsin pada 1853.

Sepanjang hidupnya, Sholes telah menunjukkan intuisi yang luar biasa, yang telah membawanya untuk mengambil posisi lain sebagai editor untuk Wisconsin Enquirer di Madison. Setelah itu pada 1860 ia memilih untuk posisi editor lain di Milwaukee News.

Namun, ia kembali menjatuhkan posisi tersebut menjadi seorang kolektor bagi pelabuhan Milwaukee yang merupakan sebuah janji yang diberikan kepadanya oleh Abraham Lincoln. Semangat Sholes untuk menjadi seorang penemu telah muncul.

Dengan posisi yang nyaman dan kurang menuntut sebagai kolektor, Sholes memiliki kesempatan di waktu luangnya untuk mengembangkan mesin publikasi. Pada 1867, saat menyempurnakan perangkat penomoran halaman di toko mesin Charles F. Kleinsteuber di Milwaukee, Sholes bertemu dengan Carlos Glidden yang mendorongnya untuk mengembangkan mesin tulis mekanis.

Beberapa bulan kemudian, sebuah artikel berjudul "Type Writing Machine" muncul, Sholes mengikuti apa yang tertulis pada artikel tersebut. Dengan bantuan masinis Matthias Schwalbach dan penemu Samuel Soule, mereka memiliki tujuan untuk menghasilkan model yang berfungsi pada akhir tahun ini.

Perbaikan pada mesin tik awal, dikaitkan dengan desain mekanik model dari Sholes yang superior. Dibanding pendahulunya, banyak mesin ketik model awal yang rawan macet.

Untuk memperbaiki masalah tersebut, Sholes memperoleh daftar huruf paling umum yang digunakan dalam bahasa Inggris, dan mengatur ulang keyboard dari susunan alfabet hingga huruf yang paling umum terbungkus cukup terpisah. Pengaturan Sholes meningkatkan waktu yang dibutuhkan juru tik untuk menekan tombol untuk kombinasi dua huruf yang umum.

Model mesin tik pertama mulai diproduksi dan dijual secara komersial pada 1874, namun penjualan tersebut tidak meluas. Kemudian pada 1878, Remington menghasilkan versi kedua dan menggantikan mesin tik model Sholes.

Namun, model tersebut hanya terjual 5.000 unit pada 1886. Sholes meninggal setelah pertempuran panjang dengan tuberkulosis pada 1890, sebelum ia dapat melihat keberhasilan mesinnya, dan menderita depresi.

(Ahmad Luthfi)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya