Mencengangkan! Ini Dia Lokasi Banjir Zaman Nabi Nuh dalam Penjelasan Alquran dan Sains

Ahmad Luthfi, Jurnalis
Kamis 21 September 2017 06:01 WIB
Ilustrasi (Foto: YouTube)
Share :

JAKARTA - Alquran menceritakan banjir terbesar sepanjang sejarah manusia yang terjadi pada zaman Nabi Nuh. Banjir tersebut menenggelamkan dan menghapus semua peradaban manusia saat itu.

Dalam buku Tafsir Ilmi 'Air dalam perspektif Alquran dan Sains' yang disusun oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran, Badan Litbang & Diklat Kementerian Agama RI dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengungkap mengenai bencana akibat air.

Besarnya banjir Nabi Nuh dilukiskan dengan tergenangnya permukaan Bumi dan tenggelamnya gunung-bunung yang berlangsung dalam waktu yang lama. Banjir itu muncul dari air yang jatuh dari langit maupun yang memancar dari dalam Bumi.

"Maka Kami bukakan pintu-pintu langit dengan (menurunkan) air yang tercurah. Dan Kami jadikan bumi memancarkan mata air-mata air, maka bertemulah air-air itu untuk suatu urusan yang sungguh telah ditetapkan. Dan Kami angkut Nuh ke atas (bahtera) yang terbuat dari papan dan paku," Surah Al-Qamar Ayat 11-13.

Para ahli pengetahuan alam saat ini masih sulit menerangkan asal-muasal air tersebut. Sebagian orang, terutama yang merujuk pada Injil dan kitab Perjanjian Baru, menafsirkan bahwa banjir Nabi Nuh tersebut menggenangi seluruh permukaan Bumi, sedangkan sebagian lainnya (misalnya Harun Yahya) percaya bahwa hanya sebagian permukaan Bumi saja yang tergenang banjir.

Sebagian permukaan Bumi itu yakni daerah yang sudah dihuni manusia, yaitu di daerah Timur Tengah. Meskipun hanya sebagian permukaan Bumi yang tergenang banjir pada saat itu, tetapi luas, kedalaman dan lamanya banjir melukiskan air yang sangat besar yang sulit diterangkan darimana datangnya air.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya