Masya Allah! Kekuatan Cahaya Matahari Dijelaskan Alquran dan Sains

Ahmad Luthfi, Jurnalis
Jum'at 25 Agustus 2017 06:01 WIB
(Foto: Reuters)
Share :

Pada saat mereka membelakanginya, cahaya matahari terhalang oleh bagian yang menghadap ke arahnya. Ketika itulah kawasan tersebut akan menjadi gelap (memasuki waktu malam).

Sosok matahari yang tampak di langit adalah sebuah bola gas pijar yang amat besar berdiameter sekira 1,3 juta kilometer dan suhu permukaannya sekira 5.800 K. Luminositas atau daya matahari mencapai 390 triliun-triliun (dengan 24 tambahan angka nol) watt, bandingkan dengan daya lampu penerangan rumah yang hanya 25 watt atau lampu sorot yang hanya 500 atau 1.000 watt.

Temperatur di pusat matahari amat tinggi, sekira 10 juta derajat. Pada temperatur yang sangat tinggi itu reaksi fusi nuklir berlangsung, reaksi penggabungan empat inti atom hidrogen menjadi sebuah inti atom helium dan dari hasil reaksi fusi tersebut ada energi yang dilepaskan.

Energi hasil fusi nuklir di pusat matahari itu setelah mengalami berbagai proses dalam bola gas matahari kemudian dipancarkan keluar sebagai energi radiasi dalam bentuk paket-paket energi cahaya.

Secara umum dikatakan, matahari memancarkan energi radiasi dan dirasakan sebagai panas yang menghangatkan biosfer Bumi, dan pancaran cahaya tersebut berfungsi sebagai pelita yang menerangi alam raya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya