Allahu Akbar, Kondisi Bumi dan Gunung pada Hari Kiamat Dijelaskan Alquran dan Sains

Ahmad Luthfi, Jurnalis
Rabu 23 Agustus 2017 06:01 WIB
(Foto: Reuters)
Share :

Isi gunung dimuntahkan hingga seakan perut Bumi menjadi kosong karenanya. Selain gempa tektonik yang membelah Bumi karena patahan-patahan lempeng, letusan gunung yang hebat memuntahkan lahar dan mengisi semua cekungan Bumi.

Laut dan sungai terisi material yang dikeluarkan letusan gunung. Akhirnya Bumi menjadi rata, tidak ada lagi gunung-gunung dan tempat-tempat yang tinggi, semuanya sama.

Buku Tafsir Ilmi lebih lanjut menjelaskan, manusia tidak sempat melihat semuanya. Sebab, mereka sudah punah akibat kehancuran Bumi yang sangat hebat.

“Dan gunung-gunung dihancur luluhkan seluluh-luluhnya, maka jadilah ia debu yang beterbangan,” Surah Al-Waqi’ah Ayat 5-6.

Kata yang terdiri dari ba’, sin, dan sin bisa berarti taftit, penghancuran. Orang Arab berkata, “Basastu al-hintah aw as-sawiq bil-ma’”, yang berarti, “aku menghancurkan gandum atau tepung dengan air”. Kata ini bisa juga diartikan “berjalan secara liar”, seperti ular yang berjalan liar kesana kemari.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya