JAKARTA - Naskah dari serial televisi ‘Game of Thrones’ yang belum sempat tayang, dilaporkan telah dibobol hacker. Selain itu pelaku juga berhasil menggondol naskah lain dari episode ‘Ballers dan Room 104’.
Naskah ‘Game of Thrones’ yang dibobol hacker sebenarnya dijadwalkan bakal tayang pekan lalu. Total data yang diketahui telah di tangan pelaku sebesar 1,5 TB yang diambil dari HBO, stasiun televisi yang menayangkan serial tersebut.
Setelah melakukan peretasan, pelaku kemudian mengirimkan sebuah e-mail kepada CEO HBO, Richard Plepler. Isinya yakni soal keberhasilan mereka setelah bersusah payah melakukan kejahatan tersebut selama enam bulan.
Baca juga: Nih, 5 Kelompok Hacker Paling Berbahaya di Dunia
"Kami berhasil masuk ke jaringan besar Anda. ... HBO adalah salah satu target sulit kami, tapi kami berhasil (butuh sekitar 6 bulan)," kata si peretas yang dikutip dari Ubergizmo, Selasa (8/7/2017).
Celakanya tak hanya memberikan pesan peringatan, hacker juga meminta tebusan kepada HBO agar membayar sejumlah dana. Ia meminta tebusan sekira USD6 juta dalam bentuk bitcoin, untuk menutupi biaya kejahatannya selama enam bulan terakhir.
HBO sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa mereka telah mengalami peretasan. Meski demikian tak diketahui apakah pihaknya akan menuruti perintah si peretas.
Baca juga: Gawat! Riwayat Aktivitas Online Ternyata Gampang Digondol Hacker
Kasus bocoran dari serial ‘Game of Thrones’ snediri bukanlah yang pertama kalinya dihadapi oleh HBO. Sebelumnya, stasiun televisi tersebut juga mengalami hal serupa. Saat itu empat episode pertama ‘Game of Throne’ musim lalu bocor secara online.
Hanya saja saat itu bocoran serial ‘Game of Thrones’ berasal dari screener yang dikirim secara sengaja kepada para kritikus film. Sejak saat itu HBO kemudian tak lagi mengirimkan ulasan untuk episode ‘Game of Thrones’ terbarunya.
(Kemas Irawan Nurrachman)