DO YOU KNOW: Christopher Columbus Pernah Membuat Takut Warga Jamaika dengan Gerhana Bulan

Lely Maulida, Jurnalis
Senin 07 Agustus 2017 17:02 WIB
(Foto: Space)
Share :

Akhirnya setelah terdampar selama lebih dari enam bulan, separuh awak Columbus memberontak. Columbus kemudian merumuskan rencana cerdik untuk bangkit dari keterdamparannya.

Columbus menggunakan tabel astronomi sebagai cara untuk menyelamatkan dirinya. Johannes Müller von Königsberg atau populer disebut Regiomontanus, dikenal sebagai matematikawan Jerman yang terkenal, astronom, juga seorang astrolog. Sebelum kematiannya, Regiomontanus menerbitkan sebuah almanak yang berisi tabel astronomi yang mencakup tahun 1475-1506.

Tabel astronominya menyediakan informasi rinci tentang matahari, bulan, planet, bintang dan rasi bintang yang penting untuk navigasi. Dengan bantuan karya Regiomontanus, para penjelajah dapat meninggalkan laut yang biasanya mereka lalui untuk menemukan jalur baru.

Columbus sebagai penjelajah tentunya memiliki salinan almanak itu saat ia terdampar di Jamaika. Ia segera mempelajari tabel tersebut dan pada Kamis 29 Februari 1504 malam ketika gerhana bulan total akan terjadi atau dimulai sekira waktu bulan terbit.

Berbekal pengetahuan ini, tiga hari sebelum gerhana, Columbus meminta sebuah pertemuan dengan kepala Arawak dan memberitahukan bahwa Tuhan amat marah kepada masyarakatnya karena tak lagi menjamunya dan anak buahnya dengan makanan. Oleh karenanya, ia akan memberikan tanda yang ketidaksenangannya yakni tiga malam yang akan datang bulan purnama akan terhapus, menandakan Tuhan murka dan menjadi pertanda akan ada kejahatan yang berakibat kepada masyarakat sebagai dampak dari kemarahan Tuhan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya