Wow! Ternyata Otak Capung Jadi Inspirasi Ilmuwan Ciptakan Robot

Riani Angel Agustine, Jurnalis
Kamis 27 Juli 2017 07:15 WIB
(Foto: Wikipedia)
Share :

SYDNEY - Para peneliti dari Swedia dan Australia menemukan bahwa capung memiliki sel otak (neuron) yang memungkinkan capung untuk secara cepat mempredisi gerakan, mengejar, dan menangkap buruannya berdasarkan gerakan. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa otak capung dapat melakukan tugas visual yang sebelumnya hanya bisa dilakukan oleh mamalia saja.

Penelitian yang dipublikasi oleh para peneliti di Universitas Adelaide dan Universitas Lund, menemukan bahwa neuron capung dapat berfokus pada benda kecil yang bergerak di atas latar yang rumit. Sama seperti manusia yang bisa melacak dan menangkap sebuah bola, bahkan ketika bola tersebut bergerak dengan latar belakang kerumunan orang.

"Hingga saat ini, komunitas riset internasional terutama telah mempertimbangkan kemampuan mamalia, seperti manusia, untuk menyelidiki bagaimana hewan dapat memprediksi di mana benda bergerak akan berada dalam waktu dekat," ujar mitra proyek Dr. Steven Wiederman dari Adelaide Medical School di University of Adelaide, seperti dikutip dari Dailymail.co.uk, Rabu (26/7/17).

Untuk melakukan penelitian ini, para ilmuwan mempelajari otak capung dengan menunjukkan sebuah video dalam kotak hitam yang menirukan seekor mangsa. Mereka mencatat terdapat 63 aktivitas otak capung jantan liar yang berasal dari spesies Hemucordulia.

"Neuron capung dapat membuat satu target tunggal dari informasi visual yang diterima otak, seperti gerakan mangsa kemudian memprediksi arah dan lokasi kemana mangsa tersebut akan bergerak," ungkap Dr. David O'Carroll, Profesor Biologi di Universitas Lund dan rekan penelitinya.

Capung memiliki kemiripan dengan manusia, capung dapat memprediksi gerakan berdasarkan peta pergerakan benda tersebut sebelumnya. Dengan kata lain capung dapat melakukan sesuatu yang sangat mirip dengan apa yang manusia lakukan.

Para ilmuwan menyatakan bahwa penemuan ini merupakan hal yang menarik karena dapat membantu peneliti dalam memahami bagaimana neuron tunggal membuat prediksi lanjutan berdasarkan dari sejarah di masa lalu. Selain itu Peneliti juga yakin bahwa hasil dari penelitian mengenai otak capung ini bisa berkembang dan menghasilkan sistem kontrol untuk penglihatan buatan, seperti setir otomatis dan penglihatan bionik.

(Ahmad Luthfi)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya