"Putri kami terus bertanya kepada kami kapan dia akan mendapatkan kamarnya sendiri, dan kami tidak tahu harus memberi tahu dia," tambah Nicole seperti dikutip dari The Guardian, Kamis (27/7/2017).
Pada Jumat, pasangan tersebut berada di antara sekira 500 pekerja kafetaria Facebook yang memilih bergabung dengan serikat pekerja, Unite Here Local 19. Mereka merupakan kelompok pekerja industri berteknologi terbaru yang berusaha untuk berserikat dengan harapan mencapai standar kehidupan yang lebih baik.
Baik Facebook maupun jasa kontraktor layanan makanan, Flagship Facility Services, menentang serikat pekerja. Bekerja di kafetaria Facebook merupakan pekerjaan yang patut ditiru dalam banyak hal.
Nicole menghasilkan USD19,85 per jam sebagai upah, sementara Victor menghasilkan USD17,85. Mereka mendapatkan banyak untuk memenuhi syarat untuk perawatan kesehatan negara, namun tak cukup untuk membayar asuransi kesehatan yang ditawarkan oleh atasan mereka.
Mereka juga kerap berjuang mencari uang untuk kebutuhan dasar seperti makanan dan pakaian untuk anak-anak mereka. Victor baru saja meminjam uang dari ibunya untuk mengadakan pesta ulang tahun untuk salah satu putrinya.