NATO Meneliti Teknologi IoT untuk Komunikasi di Bawah Laut

Lely Maulida, Jurnalis
Jum'at 14 Juli 2017 05:33 WIB
(Foto: NATO)
Share :

“Robot dapat berprilaku cerdas, dan bertindak sebagai tim,” kata Joao Alves, Principal Scientist and Project Leader di CMRE, dalam sebuah pernyataan. “Misalnya salah satu robot bisa menemukan beberapa fitur menarik dan menghubungi anggota tim lainnya.”

 

Janus akan beroperasi dengan menentukan frekuensi umum 15,5 kilohertz, yang berkatnya perangkat di bawah air dapat berkomunikasi. Begitu mereka terhubung, mereka kemudian memiliki opsi untuk beralih ke frekuensi atau protokol lain untuk memaksimalkan kemampuan komunikasi bawah air mereka.

Janus terbilang cukup maju di masanya, karena manusia masih memimpikan setiap perangkat terhubung di darat dan berbicara dengan bahasa yang sama. Namun teknologi ini masih dalam penelitian sehingga perlu mengikuti perkembangan yang dihasilkan. Demikian seperti dilansir Digital Trends, Jumat (14/7/2017).

(Kemas Irawan Nurrachman)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya