Ini Rumus Jusuf Kalla untuk Seimbangkan Industri Automotif dan Kemacetan

Santo Evren Sirait, Jurnalis
Selasa 11 Juli 2017 22:48 WIB
Wapres Jusuf Kalla mengunjungi pabrik Wuling Motors (Foto: Dokumentasi Wuling)
Share :

BEKASI - Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Saat ini jumlah penduduknya mencapai lebih dari 250 juta jiwa. Penduduk akan sangat membutuhkan alat transportasi, termasuk kendaraan pribadi.

Semakin banyak masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi maka efeknya adalah jalan raya semakin padat. Maka itu perlu langkah konkret untuk menyeimbangkannya

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, saat ini pemerintah mencoba menyeimbangkan keadaan tersebut dengan terus membangun infrastruktur, supaya industri automotif tetap hidup dan sarana jalan tersedia.

"Seperti sekarang ini kemacetan di mana-mana. Artinya dibutuhkan transportasi massal yang tentu akan segera dibangun untuk menyeimbangkan industri automotif. Saya selalu mengatakan kemacetan itu adalah suatu kemajuan yang tidak kita imbangi dengan infrastruktur. Untuk itulah kita harus membangun dua-duanya, sarana dan infrastruktur secara bersama-sama," ujar JK, di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (11/7/2017).

Namun, lanjut dia, dibutuhkan kerjasama yang keras dari banyak pihak supaya tujuan tersebut dapat tercapai dengan baik.

Di sisi lain, JK berharap industri automotif semakin meningkatkan penggunaan komponen lokal, sebagai upaya untuk menunjukkan bahwa produk buatan lokal bisa bersaing dengan negara lain.

"Saya berharap dalam waktu tidak lama local content dari industri ini dapat lebih besar lagi karena saya yakin efisiensi industri Indonesia dapat bersaing dengan negara-negara lain dan juga memberikan lapangan kerja yang baik," terangnya.

Jawa Barat merupakan provinsi terbesar dengan jumlah penduduk yang banyak, begitu pula industri banyak yang berdiri di sini. Maka Jabar bisa menjadi contoh bagi industri-industri di luar.

"Tentunya nanti akan memberi contoh ke industri-industri yang lain dan mengembangkan wilayahnya. Itulah harapan saya semoga industri automotif mempunyai sesuatu produk berkualitas tinggi dan tingkat persaingan yang baik dengan industri lain," pungkasnya. (san)

(Dian AF)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya