JAKARTA - Mobil baru keluaran pabrikan biasanya sudah dilengkapi dengan karpet yang terbuat dari bahan karet. Seiring berkembangnya teknologi muncul produk karpet aftermarket dari bahan PVC coil. Bentuk dan penampilannya berbeda jauh dengan bahan karet, di mana karpet PVC coil memiliki serabut pada permukaannya.
Masih ada lagi perbedaan lain, seperti dijelaskan oleh Ricky, marketing executive Comfort Indonesia.
"Gampang dibersihkan karpet PVC walapun kita lihat itu bentuknya kayak karpet rumah. Bayangan orang kan susah untuk dibersihkan. Ditepuk saja, pasir sudah pasti keluar," terang dia.
Ditambahkannya, karpet dengan bahan karet dapat mengeluarkan bau, apalagi ketika mobil diparkir di bawah sinar matahari. Efek panas dari sinar matahari yang menyebabkan bau timbul. Sebaliknya, karpet PVC tidak akan mengeluarkan bau.
"Bau yang dikeluarkannya itu sebenarnya enggak bagus, apalagi dihirup oleh anak kecil, sementara karpet PVC antibakteri," imbuhnya.
Perbedaan lain, permukaan yang berbentuk serabut membuat karpet PVC dapat menyimpan debu sehingga tidak tersebar di kabin. Karena itu interior selalu bersih. Ha ini berbeda dengan bahan karet.
"Fungsinya karpet ini (PVC) agar debu tidak bersikulasi di dalam mobil kita. Bisa lihat kalau tutup pintu mobil di siang hari itu debu terbang. Karet sama sekali enggak menyimpan debu," pungkas Ricky. (san)
(Anton Suhartono)