HOUSTON – Mantan astronot Gene Cernan yang menjadi astronot terakhir yang berhasil kembali dari misi berawak ke Bulan meninggal di usia 82 tahun. Dia meninggalkan pesan kedamaian dan harapan untuk semua umat manusia.
Pihak keluarga mengatakan bahwa Cernan di RS Houston karena masalah kesehatan. Keluarganya mengatakan bahwa semangat menggelora almarhum tak pernah padam.
"Bahkan pada usia 82 tahun, Gene bergairah untuk berbagi keinginannya melihat eksplorasi canggih manusia ke ruang angkasa dan mendorong para pemimpin bangsa dan para pemuda untuk tidak membiarkan dia tetap menjadi orang terakhir yang berjalan di Bulan," kata keluarganya pada pernyataan yang dirilis oleh NASA.
Cernan adalah komandan misi Apollo 17 NASA dan penerbangan ruang angkasa ketiga ketika ia menginjakkan kaki di permukaan Bulan pada Desember 1972. Dia menjadi yang terakhir dari belasan orang yang berjalan di Bulan pada 14 Desember 1972. Dia menjadi satu-satunya astronot yang menuliskan inisial anaknya di atas debu Bulan sebelum menaiki tangga dari modul lunar terakhir. Momen itulah yang membuatnya menjadi pria baik di mata publik dan dirinya sendiri.
"Neil (Armstrong, yang meninggal pada 2012) dan saya tidak akan melihat pemuda-pemuda Amerika berikutnya berjalan di Bulan. Dan Tuhan akan membantu kita jika mereka bukan orang Amerika, " Cernan berkata di depan Kongres pada 2011. "Ketika saya meninggalkan planet ini, saya ingin tahu di mana kita menuju sebagai bangsa. Itulah tujuan besar saya,” sambungnya.
Cernan meninggal kurang dari enam minggu setelah wafatnya pahlawan luar angkasa Amerika lainnya, John Glenn, yang menjadi orang Amerika pertama yang mengorbit Bumi pada 1962. Penerbangan mereka bukan yang pertama atau terakhir dari era Merkurius dan Apollo. Namun untuk penduduk Amerika, mereka adalah penanda pencapaian kemuliaan era ruang angkasa Amerika.
(Kemas Irawan Nurrachman)