Belum pulih kepercayaan konsumen, Samsung kini tampaknya harus menghadapi konsumen di China. Selasa lalu, broadcaster China, China Central Television atau CCTV, mengkritik cara Samsung menguji ponselnya dan menanyakan klaim bahwa ponsel aman dan terpercaya merupakan kebohongan.
"Jika Samsung terus melanggar hak-hak dan kepentingan konsumen China yang sah dan terus menolak untuk membuat masyarakat sampel yang digunakan dalam proses pengujian serta proses itu sendiri, yang membantu konsumen China menemukan kebenaran?" kata laporan CCTV.
Dalam sebuah pernyataan, Samsung mengatakan, "Ingin mohon maaf atas kesalahpahaman ini karena komunikasi yang tidak jelas dalam proses." Dikatakan kontrol kualitas sama di semua negara. "Untuk Samsung, China merupakan salah satu pasar yang paling penting dan tujuang penting bagi investasi asing," tambahnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)