JAKARTA - Keberhasilan tak terduga dari game Pokemon GO membuat istilah 'Augmented Reality' (AR) lebih dikenal masyarakat. Teknologi ini memungkinkan objek virtual berada di dunia nyata.
Dalam kasus Pokemon GO, pemain dapat menangkap Pokemon di dunia nyata. Hal inilah yang dianggap oleh para gamer sebagai terobosan baru di dunia game. Namun, apakah kepopuleran Pokemon GO menjadi pertanda bagi kebangkitan game berbasis VR?
Beberapa perusahaan besar memang sudah terlihat membangun perangkat yang dapat mendukung game berbasis AR. Perusahaan besar seperti Google dan Microsoft sudah menunjukkan ketertarikan yang besar terhadap sektor ini.
Microsoft misalnya, perusahaan ini membuat perangkat yang dinamakan Hololens. Satya Nadella sendiri berkeyakinan bahwa teknologi augmented reality yang digunakan dalam Microsoft HoloLens adalah platform komputasi di masa depan. "Ini sama saja ketika Anda menggunakan Microsoft Excel untuk pertama kalinya," jelasnya mengenai masa depan HoloLens.
Perangkat ini juga dapat digunakan untuk bermain game. Dalam sebuah demo, Microsoft pernah menunjukkan bagaimana HoloLens dapat digunakan untuk bermain Minecraft. Dengan HoloLens, bermain game terasa lebih nyata.