Liur Bunglon 400 Kali Lebih Lengket daripada Manusia

Kustin Ayuwuragil Desmuflihah, Jurnalis
Rabu 22 Juni 2016 07:13 WIB
Liur Bunglon 400 Kali Lebih Lengket daripada Manusia (Foto: The Verge)
Share :

BRUSSEL – Bunglon adalah predator kecil yang berbahaya bagi serangga, burung dan tikus. Rahasia kekuatan mereka berada di lidah.

Penelitian terbaru menyebutkan bahwa air liur bunglon ternyata 400 kali lipat lebih lengket daripada liur manusia. Ini memungkinkan mereka untuk menangkap mangsa yang beratnya tiga kali lipat dari tubuh mereka sendiri.

Selain itu, strategi berburu mereka cerdik. Bunglon hanya menunggu belalang berbahaya sampai tak bergerak atau belalang berjalan. Ketika mereka merasakan mangsa, bunglon menembak lidah proyektil mereka yang dapat memperpanjang dua kali panjang tubuh mereka, dan menangkap makan malam mereka dengan sekali julur.

Penelitian ini adalah yang pertama menjelaskan dengan tepat bagaimana lidah berlendir bekerja secara efektif. Untuk mengetahui ini, para peneliti mengumpulkan sampel air liur dari jenis bunglon yang paling umum, Chamaeleo Calyptratus. Untuk melakukan hal ini, mereka menempatkan jangkrik kecil di belakang panel kaca dan menunggu bunglon untuk menembakkan lidah.

Ketika lidah memukul kaca, air liur akan tertinggal.  Para peneliti kemudian mengumpulkannya. "Itu sangat mudah," kata rekan penulis studi Pascal Damman, dari Université de Mons di Belgia seperti dikutip dari The Verge, Rabu (22/6/2016).

Tugas berikutnya adalah untuk menentukan seberapa kental ludah bunglon itu. Mereka menggulung manik-manik pada piring miring  yang telah disiram air liur. Ini membiarkan mereka mengukur seberapa lengket air liur melambatkan jatuhnya manik, oleh karena itu memungkinkan mereka untuk menghitung viskositas ludah.

Sifat air liur lengket yang sama mungkin juga berlaku untuk hewan lain seperti salamander, kodok, dan katak yang menggunakan lidah mereka untuk mengambil makanan. Para peneliti menuliskan studi ini dalam jurnal Nature Physics.

(Kemas Irawan Nurrachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya