JAKARTA - Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) masih menjadi isu penting di setiap peluncuran smartphone 4G di Tanah Air. Hal ini tak terkecuali ketika merek asal China, Hisense, memperkenalkan empat varian baru smartphone-nya dalam ajang Indonesia Celullar Show (ICS) 2016 pada Jumat atau 3 Juni 2016.
Ketika ditanya awak media mengenai TKDN seluruh smartphone barunya, Stanly Widjaja sebagai Sales Director Hisense meyakinkan bahwa perusahaan akan selalu mengikuti peraturan pemerintah. Hisense juga telah bekerjasama dengan PT Sat Nusapersada Tbk untuk membuat smartphone-nya comply dengan peraturan TKDN.
"Semua produk 4 harus TKDN sehingga kami bekerjasama dengan perusahaan di Batam untuk assembly. Saat ini yang jelas sudah comply dengan permintaan pemerintah," ujarnya.
Stanly juga siap untuk terus menaati peraturan pemerintah ketika tahun depan TKDN akan naik menjadi 30 persen. Hisense siap untuk menggenapi kandungan TKDN baik di software maupun hardware.
Selain itu, Stanly juga menjawab harga handset 4G yang diminta lebih murah dari sejuta untuk mendorong komunitas 4G Indonesia. "Kami sadar bahwa ekosistem itu lebih mudah dibangun jika harganya di bawah Rp1 juta. Maka dari itu, kami butuh dukungan dari provider. Kami tidak menutup kemungkinan untuk bekerjasama dengan provider mana saja," tutupnya.
Sekadar informasi, Hisense baru saja memperkenalkan Kingkong II yang mengusung IP67, sehingga perangkat tersebut tahan air, tahan debu dan tahan goncangan. Selain itu, varian lainnya yang dihadirkan adalah Hisense Pureshot Plus 2, Hisense Pureshot Lite dan Hisense F20.
(Ahmad Luthfi)