Gerhana Bulan Penumbra Sulit Disaksikan, Ini Alasannya

Antara, Jurnalis
Selasa 22 Maret 2016 14:07 WIB
ilustrasi (foto: Okezone)
Share :

KUPANG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Geofisika Kupang mengatakan fenomena alam gerhana bulan Penumbra yang pada Rabu besok akan sulit disaksikan dengan mata telanjang.

Gerhana bulan penumbra merupakan fenomena alam ketika terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan.

“Fenomena alam gerhana bulan penumbra akan sulit disaksikan dengan mata telanjang karena memang, tertutup oleh awan,” kata Kepala BMKG stasiun Geofisika Klas II Kupang Hasanudin, Selasa (22/3/2016).

Fenomena alam ini merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya.

Hasanudin menjelaskan untuk wilayah Nusa Tenggara Timur seluruhnya, gerhana bulan penumbra akan terjadi pada pukul 17.50 WITA, saat bulan mulai muncul. “Karena sulit disaksikan dengan mata telanjang, nanti kami akan gunakan teropong untuk merekam fenomena alam itu,” tuturnya.

Ia menjelaskan, pada tahun 2016 ini diprediksi terjadi lima kali gerhana, yaitu Gerhana Matahari Total (GMT) 9 Maret 2016 yang dapat diamati dari Indonesia, gerhana bulan penumbra (GBP) 23 Maret 2016 dan 18 Agustus 2016, yang dapat diamati dari Indonesia bagian Timur.

Kemudian gerhana Matahari Cincin (GMC) 1 September 2016 yang dapat diamati dari Jawa bagian Barat dan Sumatra bagian Selatan berupa gerhana matahari sebagian dan gerhana bulan penumbra (GBP) 16-17 September 2016 yang dapat diamati di seluruh Indonesia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya