Fenomena El Nino 2016 Ancam Penduduk Bumi

, Jurnalis
Kamis 31 Desember 2015 13:32 WIB
Foto ilustrasi (vox.com)
Share :

LONDON - El Nino terkuat yang bakal terjadi pada 2016 mendatang amat mungkin meningkatkan ancaman kelaparan dan penyakit puluhan juta manusia, menurut sejumlah lembaga kemanusiaan.

Wilayah yang terimbas paparan El Nino, antara lain Afrika, Karibia, serta Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Dari semuanya, kawasan Afrika diperkirakan paling parah terdampak. Bahkan, kekurangan pangan di benua itu diprediksi akan memuncak pada Februari mendatang.

“Di beberapa negara tropis, kami melihat pengurangan curah hujan dalam jumlah besar hingga 20-30 persen. Indonesia mengalami kemarau parah, hujan di India 15 persen di bawah curah hujan normal, serta cuaca di Brasil dan Australia diperkirakan mengalami pengurangan hujan,” kata Dr Nick Klingaman dari Universitas Reading, Inggris.

El Nino, yang memanaskan temperatur global dan menganggu pola cuaca, telah menciptakan iklim pada 2015 sebagai tahun terhangat di dunia. Rekor itu diprediksi bakal dipecahkan pada 2016.

“Dengan menggunakan berbagai ukuran, tahun ini sudah menjadi tahun terkuat El Nino. Tergantung bagaimana Anda mengukurnya,” kata Klingaman.

Lantaran fenomena El Nino diperkirakan bertambah parah, kekeringan dan banjir di sejumlah belahan dunia menimbulkan kekhawatiran beberapa lembaga kemanusiaan. Pasalnya, hal itu akan memicu kelaparan di beberapa tempat di Timur Tengah dan Afrika.

Di Afrika saja, sekitar 31 juta orang bakal mengalami kesenjangan pangan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 10,2 juta orang berada di Ethiopia. Kemudian, berdasarkan estimasi lembaga Oxfam, kekurangan pangan amat mungkin memuncak pada Februari di bagian selatan Afrika, khususnya Malawi. Di negara itu, hampir tiga juta orang memerlukan bantuan kemanusiaan sebelum Maret.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya