Tiga Menteri Sambut Baik Pabrikasi Lenovo di Indonesia

Arsan Mailanto, Jurnalis
Kamis 05 November 2015 12:51 WIB
Lenovo bangun pabrik smartphone di Indonesia (Foto: Arsan Mailanto/Okezone)
Share :

"Apalagi dalam setahun terakhir perputaran bisnis ponsel di Indonesia, termasuk yang dari pasar gelap itu mencapai sekitar Rp5 triliun," ujar pria yang akrab disapa Chief RA.

Sementara itu, Mendag Thomas mengungkapkan, pemerintah tidak akan menutup keran impor bagi produsen seperti Lenovo yang telah mau mengucurkan investasi untuk memproduksi produknya di Indonesia.

"Upaya seperti ini harus dihargai. Kita tidak bisa begitu saja menutup keran impor ponsel karena mereka baru mampu TKDN 20 persen. Tapi kita perlu mendorong lagi agar investasinya tidak sia-sia dan semakin besar di masa depan," ujar Thomas dalam sambutannya.

Sedangkan, Menperin, Saleh Husin dalam sambutannya juga mendukung langkah pabrikasi. Sebab pertumbuhan ekonomi didukung pertumbuhan industri sehingga membutuhkan investasi besar. Saat ini, jumlah ponsel impor resmi di Indonesia mencapai 60 juta unit.

"Jadi untuk ke depannya, impor akan kita kurangi tentu dengan membangun pabrik di Indonesia. Terlebih apa yang dilakukan Lenovo di Indonesia sejalan dengan keinginan pemerintah tentu berbagai macam fasilitas kebijakan pemerintah. Saya dukung 100 persen karena membuka lapangan pekerjaan baru, enggak cuma pabrik yang dibangun tapi untuk online store juga agar bisa di buka di Indonesia," tambahnya.

(Ahmad Luthfi)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya