Baterai Sepeda Motor Listrik ITS-Garansindo Dibeli seperti Air Galon

Anton Suhartono, Jurnalis
Rabu 01 Juli 2015 14:08 WIB
Baterai sepeda motor listrik buatan ITS-Garansindo akan dijual di tempat umum (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Permasalahan utama dari sepeda motor listrik adalah ketersediaan outlet atau stasiun pengisian ulang baterai. Untuk sepeda motor yang jangkauannya hanya 100 kilometer seperti sedang dikembangkan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang berkerja sama dengan Garansindo Inter Global, tentu hal ini menjadi perhatian utama.
 
Untuk mengisi ulang baterai sampai penuh dibutuhkan waktu dua jam. Kalaupun menggunakan fasilitas quick charge, waktunya masih terbilang lama yakni satu jam. Konsumen tentu tidak akan bisa menunggu waktu selama itu untuk bisa menggunakan kembali kendaraannya.
 
Mengatasi permasalahan tersebut, CEO Garansindo Inter Global Muhammad al Abdullah menjelaskan pihaknya tidak akan menggunakan cara seperti di luar negeri yakni memperbanyak fasilitas-fasilitas outlet pengisian ulang baterai.
 
"Jarak sepeda motor ini kan bisa sampai 100 kilometer. Saat ini bagaimana kalau sampai kehabisan baterai (di jalan). Kalau sampai habis, enggak usah pusing. Kami siapkan di setiap SPBU. Kalau enggak sempat men-charge satu sampai dua jam karena buru-buru, bisa kayak isi ulang galon. Ambil, bayar, dua menit bisa jalan lagi. Tinggalkan (baterai) yang kosong ambil yang baru. Jadi, kami bikin sepeda motor listrik ini tidak menjadi masalah bagi orang yang buru-buru," ungkapnya.
 
Abdullah menambahkan, biaya menggunakan sepeda motor listrik lebih murah daripada motor konvensional. Selain harga listrik lebih terjangkau dari bensin, komponennya pun awet.
 
Pihaknya juga berencana menggandeng retailer seperti minimarket untuk menjual baterai sepeda motor listrik. Dengan begitu, konsumen tidak akan kesulitan mencari baterai. Kemudian bila dijual di tempat umum, orang tidak akan khawatir membawa sepeda motor listrik ke mana-mana.
 
"Dibikin semudah mungkin. Harus bisa lebih mudah daripada memiliki motor-motor yang konvensional," simpulnya.

(Anton Suhartono)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Ototekno lainnya