WASHINGTON – Kedutaan besar Amerika yang berada di wilayah Kenya di kota Nairobi mengungkapkan, kepolisian Kenya telah menangkap sebanyak 77 orang China yang diduga kuat melakukan kegiatan memata-matai/ spionase terhadap wilayahnya.
Dugaan kuat tersebut diidentifikasi setelah melihat warga negara asal China, menggunakan peralatan komunikasi canggih di beberapa rumah di lingkungan Nairobi. Seperti dikutip dari laman situs Aljazeera, Jumat (5/12/2014).
Saat ini, Kementerian Luar Negeri Kenya telah melakukan panggilan terhadap diplomat tinggi China di Ibu Kota Nairobi terkait permasalahan dugaan tersebut.
“Bersiap-siap untuk menyerang sistem komunikasi negara,” jelas salah satu Polisis Kenya saat melakukan penggerebekan. Pihaknya juga mengungkapkan, telah menemukan sejumlah peralatan yang diduga dimanfaatkan untuk menyusup rekening bank dan server pemerintah, seperti M-Pesa sistem mobile banking Kenya dan mesin ATM.