MOTOR listrik pada kendaraan Mitsubishi iMiev sama sekali tidak menghasilkan suara saat dikendarai. Tidak heran apabila Budi Dharmadi, Dirjen Industri Alat Transportasi dan Telematika Departemen Perindustrian menyebutnya sebagai mobil hantu.
Huruf "i" merupakan simbol mobil mini Mitsubishi di Jepang sedangkan Miev adalah kepanjangan dari Mitsubishi Innovative Electric Vehicle. Kendaraan ini sepenuhnya dijalankan dengan tenaga listrik dari baterai lithium ion (Li-on).Â
Sumbu roda yang panjang memungkinkan ruang yang cukup bagi pemasangan baterai Li-on di bawah lantai kendaraan. Bahkan tidak mengorbankan ruang kabin yang tetap nyaman ditempati empat penumpang. Ini juga memungkinkan penempatan motor dan inverter pada bagian yang biasanya ditempati mesin konvensional. Pemasangan baterai di bawah lantai kendaraan membuat pusat gravitasi iMiev menjadi rendah sehingga menghasilkan dinamika berkendara yang lebih stabil.
Baterai pada kendaraan listrik harus memiliki kepadatan energi yang tinggi. Setiap baterai Li-on pada iMiev terdiri dari 22 modul. Masing-masing modul dilengkapi dengan 4 sel. Keseluruhan baterai memiliki daya 300 volt yang dapat menghasilkan tenaga 16 kWh. Dalam pengembangan teknologi baterai dan pengisian ulang, Mitsubishi Motor Company (MMC) menjalin kerja sama dengan perusahaan energi dan listrik Jepang, seperti Tokyo Electric Power Company, Chugoku Electric Power, dan Kyushu Electric Power.
Tenaga dari baterai disalurkan menuju motor listrik ringan dan kompak yang terdapat di antara roda belakang. Dibanding mesin konvensional, motor listrik pada iMiev lebih kecil, namun dapat menghasilkan tenaga yang tinggi pada pergerakan yang rendah. Bahkan tenaga yang dihasilkan iMiev tidak kalah dengan mobil bermesin 1.600 cc.
Daya maksimal yang dihasilkan motor adalah 47 kW atau setara dengan 64 PS. Daya punter maksimal adalah 180 Nm dengan pada putaran 8500 rpm.
Kecepatan maksimum yang dihasilkan adalah 130 km/jam dengan kemampuan jarak tempuh 160 km untuk sekali pengisian ulang baterai. Jarak yang sangat ideal untuk ukuran dalam kota.
Kendaraan ini memiliki 2 cara pengisian baterai, yaitu perangkat konvensional di rumah (100 atau 200 volt) dan sistem pengisian cepat yang teknologinya masih dikembangkan. Pengisian di rumah dapat dihubungkan dengan
steker charger di bagian kanan kendaraan sedangkan pengisian cepat di bagian kiri.
Baterai Li-on iMiev dapat diisi ulang dengan kapasitas 80 persen selama 7 dan 14 jam untuk masing-masing daya 100 dan 200 volt. Sedangkan pengisian cepat hanya membutuhkan waktu 30 menit.
Kendaraan yang akan dipasarkan di Jepang mulai 2009 ini, menjadi andalan Mitsubishi sebagai ikon mobil listrik yang sangat efisien. Mobil ini juga menjadi simbol untuk mengurangi ketergantungan dengan bahan bakar fosil. Saat ini iMiev masih dalam tahap pengembangan. MMC berencana mengirimkan lebih banyak lagi untuk kepada perusahaan listrik untuk mendapatkan hasil riset yang lebih cepat. Sehingga dapat mencapai tahap komersialisasi pada 2010 mendatang.