Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Baterai GAC Aion S Diduga Bermasalah, 213 Ribu Unit Terdampak

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Senin, 27 Juli 2026 |14:56 WIB
Baterai GAC Aion S Diduga Bermasalah, 213 Ribu Unit Terdampak
Baterai GAC Aion S Diduga Bermasalah, 213 Ribu Unit Terdampak (Car News China)
A
A
A

Sebelumnya, saat perselisihan terkait baterai antara VREMT milik Geely dan Sunwoda menghasilkan penyelesaian sebesar 2,314 miliar yuan (sekitar 340 juta USD). Mengingat insiden saat ini melibatkan jumlah kendaraan yang jauh lebih besar, potensi biaya dapat melebihi angka ini, sehingga memberikan tekanan besar pada GAC ​​dan CALB, terutama mengingat kinerja keuangan mereka baru-baru ini.

Menurut laporan keuangan CALB, total laba untuk tahun penuh 2025 adalah 2,095 miliar yuan (308 juta USD). Sementara GAC ​​baru-baru ini mengeluarkan peringatan laba untuk semester pertama tahun ini, dengan perkiraan kerugian bersih sebesar 4 hingga 4,5 miliar yuan (588 hingga 662 juta USD).

Diketahui, CALB adalah produsen baterai terbesar keempat berdasarkan volume instalasi, dengan pangsa pasar 6,3%. CALB setara dengan Gotion High-tech dan hanya tertinggal dari raksasa baterai CATL dan BYD.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement