Hujan meteor Lyrid dikenal dapat menghasilkan rata-rata 15 hingga 20 meteor per jam pada puncaknya. Meski sesekali dapat terjadi peningkatan intensitas yang tidak terduga, Lyrid lebih sering dikagumi karena kejernihan lintasannya yang kadang meninggalkan "jejak debu" bercahaya selama beberapa detik di angkasa.
(Rahman Asmardika)