Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Satelit Sains NASA Jatuh Tak Terkendali ke Bumi

Rahman Asmardika , Jurnalis-Kamis, 19 Maret 2026 |12:39 WIB
Satelit Sains NASA Jatuh Tak Terkendali ke Bumi
Satelit sains Van Allen Probe A NASA. (Foto; NASA)
A
A
A

FLORIDA - Sebuah satelit sains NASA yang sudah tua jatuh tak terkendali dari orbit dan memasuki kembali atmosfer di atas Samudra Pasifik pada Rabu (18/3/2026). Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat (AS) mengatakan Van Allen Probe A memasuki atmosfer di sebelah barat Kepulauan Galapagos.

NASA memperkirakan sebagian dari pesawat ruang angkasa seberat 1.323 pon (600 kilogram) itu akan selamat dari proses memasuki atmosfer, dengan sebagian besar terbakar di atmosfer. Badan antariksa tersebut memperkirakan risiko cedera tubuh sebesar 1 banding 4.200.

Kembarannya, Van Allen Probe B, masih mengorbit Bumi, tetapi tidak lagi berfungsi.

Diluncurkan pada 2012, kedua pesawat ruang angkasa tersebut terbang melalui sabuk radiasi Van Allen yang mengelilingi Bumi, mempelajari sabuk tersebut selama tujuh tahun sebelum berhenti beroperasi.

Ketika satelit kehabisan bahan bakar pada 2019, NASA memperkirakan mereka akan tetap berada di orbit hingga tahun 2034. Namun, aktivitas matahari yang intens selama beberapa tahun terakhir mempercepat jatuhnya wahana A, kata badan antariksa tersebut. Wahana B diperkirakan tidak akan memasuki kembali atmosfer sebelum tahun 2030.

 

Ilmuwan Belanda Marco Langbroek mengatakan bahwa semua peristiwa masuk kembali ke atmosfer sulit diprediksi, tetapi yang satu ini sangat menantang mengingat orbitnya yang eksentrik dan tidak simetris.

(Rahman Asmardika)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement