Feed UpScrolled diklaim lebih transparan tanpa diatur algoritma yang menekan konten tertentu dan dihadirkan secara kronologis. Laman "Discover" memiliki tampilan mirip Snapchat dengan konten trending diurutkan berdasarkan interaksi, kini diuji dengan AI personalisasi.
Moderasi relatif minim dengan blokir diberlakukan hanya untuk konten ilegal seperti narkoba atau pornografi. UpScrolled juga tidak menampilkan iklan atau influencer berbayar.
Fitur-fitur ini menjadikan UpScrolled pilihan menarik bagi pengguna yang mengeluhkan penyensoran konten di TikTok, terutama terkait Palestina, setelah platform itu dimiliki oleh Oracle, yang memiliki hubungan dengan Israel.
Pasca divestasi TikTok, unduhan UpScrolled di AS melonjak tajam, mencapai 140.000 hingga 26 Januari 2026, mengalahkan platform media sosial lainnya seperti Threads, WhatsApp, dan Telegram. Di Indonesia sendiri, UpScrolled mulai menarik perhatian dan memperlihatkan kenaikan unduhan, meski belum semasif di AS.
(Rahman Asmardika)