Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mobil Listrik Kian Marak, Berapa Total SPKLU di Seluruh Indonesia saat Ini?

Muhamad Fadli Ramadan , Jurnalis-Kamis, 08 Agustus 2024 |15:11 WIB
Mobil Listrik Kian Marak, Berapa Total SPKLU di Seluruh Indonesia saat Ini?
Mobil listrik kian marak, berapa total SPKLU di seluruh Indonesia saat ini?
A
A
A

JAKARTA - Keberadaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) penting bagi ekosistem mobil listrik. Karena itu, pihak terkait terus berusaha menambah jumlah infrastruktur tersebut di berbagai wilayah Indonesia.

PT PLN (Persero) menjadi salah satu yang bertanggung jawab untuk meningkatkan ketersediaan SPKLU. Hingga semester I tahun 2024, tercatat sudah tersedia 1.582 unit SPKLU di seluruh Indonesia.

Selain itu, PLN sudah membangun 2.182 Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU), 9.956 Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU), dan 14.524 Home Charging yang digunakan untuk pengisian daya kendaraan listrik.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN terus berupaya menambah charging station yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Secara total, PLN telah mengoperasikan 1.582 unit SPKLU yang tersebar di 1.131 lokasi di seluruh Indonesia.

Jumlah tersebut meningkat 157 persen dibandingkan semester I tahun lalu yang hanya sebanyak 616 SPKLU. Bahkan, saat ini di setiap rest area jalan tol sudah tersedia SPKLU.

Hingga semester I 2024, jumlah penggunaan listrik SPKLU juga mengalami pertumbuhan ditandai dengan konsumsi listrik yang meningkat sebesar 229 persen menjadi lebih dari 2.438,8 megawatt hour (MWh). Sebelumnya, penggunaan listrik SPKLU hanya sebesar 741,8 MWh di semester I tahun 2023.

“Dengan pertumbuhan EV yang semakin masif, tentu saja infrastruktur pendukung juga harus tersedia. PLN tidak bisa melakukannya sendirian, sehingga kami sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan seluruh mitra terkait percepatan transisi energi di sektor transportasi ini,” kata Darmawan dalam keterangan tertulis.

 

Untuk layanan home charging, PLN telah bekerja sama dengan berbagai produsen yang menjual mobil listrik. Konsumen hanya perlu mengoperasikan aplikasi PLN Mobile agar langsung mendapatkan layanan home charging.

Hingga semester I 2024, jumlah pelanggan home charging telah mencapai 14.524 pelanggan atau meningkat sebanyak 335 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.  Total konsumsi listrik mencapai 4.264,8 MWh atau bertumbuh signifikan sebesar 960,1 MWh atau meningkat sebanyak 344 persen.

Bahkan PLN juga menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan transportasi umum. PLN telah melakukan pengembangan Infrastruktur charging station khusus untuk bus listrik dan angkutan umum listrik.

“Tidak hanya kendaraan pribadi, transportasi umum sekarang sudah beralih ke kendaraan listrik. Maka dari itu, PLN menyediakan infrastruktur untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat sehingga dapat menggunakan transportasi kendaraan listrik dengan nyaman dan aman,” ujar Darmawan.
 

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement