Diantaranya, driver Lalamove harus aktif di jam-jam sibuk. Sebab, di jam-jam ini ada banyak orderan pengantaran barang. Namun yang perlu jadi catatan, di beberapa kota besar, jam-ini ini memiliki resiko bergelut dengan macet.
Kemudian, driver Lalamove juga harus selalu bisa menjaga kualitas pelayanannya. Dilarang untuk driver membatalkan pesanan demi bisa menjaga rating untuk terus bisa membuat orderan masuk ke aplikasi.
Serta paling penting, setiap driver perlu bekerja secara konsisten dan tak kenal lelah. Semakin bekerja keras, maka akan semakin banyak pesanan pengantaran barang yang masuk dari Lalamove.
Jadi, tertarik untuk menjadi driver Lalamove?
(Rina Anggraeni)