Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hati-Hati, Ada Potensi Bahaya di Balik Sejuknya AC Mobil

Muhamad Fadli Ramadan , Jurnalis-Jum'at, 29 Maret 2024 |15:21 WIB
Hati-Hati, Ada Potensi Bahaya di Balik Sejuknya AC Mobil
Hati-hati, ada potensi bahaya di balik sejuknya AC mobil. (Ilustrasi/Driving)
A
A
A

JAKARTA – Satu keluarga ditemukan tak sadarkan diri diduga keracunan AC mobil di Tol Indraprabu, Sumatera Selatan, belum lama ini. AC mobil ternyata bisa membahayakan bagi penumpang? Apa sebabnya?

Salah satu permasalahan yang kerap terjadi adalah filter AC mobil tidak diganti. Hal ini dapat menyebabkan timbulnya gangguan pernapasan. Karena itu, perawatan rutin perlu dilakukan agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan.

Kepala Bengkel Auto2000 Permata Hijau, Edwin Dwi Novianto mengatakan, ada dampak yang cukup berbahaya jika pemilik mobil mengabaikan penggantian filter AC. Selain masalah teknis, udara yang tak tersaring dengan baik dapat membahayakan penumpang.

“Dampak dan kerugiannya cukup beragam. Mulai dari hembusan angin blower menjadi terhambat atau kecil, sampai ada pula timbulnya aroma tidak enak saat pertama mesin dihidupkan. Selain itu, filter AC yang sudah sangat kotor mengandung bakteri dan sudah pasti kurang baik bagi kesehatan orang di dalam kabin,” ujar Edwin dalam keterangan resmi.

Melansir The Sun, penggunaan AC mobil yang salah juga dapat menyebabkan gangguan pernapasan, bahkan bisa menyebabkan kematian. Menyalakan AC dengan putaran angin tinggi dan mengarahkan aliran angin ke posisi yang salah juga berbahaya.

Berikut cara yang tidak tepat dalam menyalakan AC mobil:

1. Langsung menyalakan AC sepenuhnya

Pengemudi biasanya tergoda untuk menyalakan AC secara maksimal begitu masuk ke mobil. Namun jika tidak membuka jendela, Anda hanya akan mensirkulasikan udara panas. Sebaliknya, buka pintu dan turunkan jendela selama satu atau dua menit sebelum menutup semuanya dan menyalakan AC.

2. Menggunakan opsi resirkulasi udara

Membiarkannya tetap menyala dapat membuat jendela berkabut dan mengurangi jarak pandang, serta mempersulit pendinginan mobil dengan cepat. Sebagian besar mobil memiliki opsi "Otomatis", yang dapat mengatur dirinya sendiri untuk mencegah kabut sekaligus menjaga pengemudi dan penumpang tetap sejuk.

3. Mengarahkan pancaran udara ke arah Anda

Meski Anda mungkin merasa lebih dingin, mengarahkan pancaran udara ke arah Anda akan membuat mobil tidak mendapatkan distribusi udara yang merata. Memiringkan jet ke arah atap memungkinkan udara sejuk menyebar ke seluruh mobil dengan lebih efektif dan menjangkau semua orang.

4. Tidak menyalakan AC di pagi hari

Pada pagi hari di musim panas mungkin terasa sejuk, namun sinar matahari dapat memanaskan mobil Anda dengan cepat. Sebaiknya tetap nyalakan AC untuk mencegah jendela berembun saat suhu luar naik.

5. Tidak melakukan perawatan rutin

Sama seperti oli, ban, atau minyak rem, sistem AC juga memerlukan perawatan rutin. Filter udara kabin perlu diganti setiap 10.000 hingga 15.000 mil untuk memastikannya berfungsi dengan baik.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement