Advertisement
Advertisement

4 Tips Beli Mobil Bekas untuk Mudik Lebaran 2024

Erha Aprili Ramadhoni , Jurnalis-Rabu, 20 Maret 2024 |06:39 WIB
4 Tips Beli Mobil Bekas untuk Mudik Lebaran 2024
Tips membeli mobil bekas untuk mudik Lebaran. (Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Tak sedikit orang membeli mobil jelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran untuk digunakan mudik ke kampung halaman. Tak sedikit pula yang mencari mobil bekas dengan tetap memperhatikan kualitasnya.

Mudik dengan mobil tampaknya menjadi pilihan banyak pemudik. Kementerian Perhubungan bersama Badan Kebijakan Transportasi bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan jumlah pergerakan orang mencapai 193,6 juta jiwa selama lebaran 2024. Sebanyak 35,42 juta jiwa atau 18,3% di antaranya berminat mudik menggunakan mobil pribadi.

Karena itu, sebelum membeli mobil bekas untuk mudik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut rangkuman, sebagaimana dihimpun Okezone, Rabu (20/3/2024) :

1. Cek Mesin

Pertama, perhatikan kondisi mesin mobil. Calon pembeli bisa melihat rekam jejak servis pemilik sebelumnya.

Sebelum membeli mobil bekas, lakukan test drive. Pastikan mobil melaju dengan baik. Lakukan pengecekan saat berakselerasi serta ketika pindah gigi manual maupun otomatis.

Selanjutnya, periksalah oli mesin, minyak rem, dan radiator. Pastikan tidak ada kebocoran dan masih dalam kondisi baik.

2. Cek Suspensi

Berikutnya, cek kaki-kaki alias suspensi. Periksalah kondisi ban atau velg, shockbreaker, dan komponen dalam lainnya.

Bagian ini juga dapat diuji ketika test drive melewati polisi tidur atau jalanan agak rusak.

Bila bantingannya terasa terlalu kencang atau pelan, kemungkinan terdapat komponen bermasalah. Selanjutnya, bisa dicek lebih lanjut di bengkel spesialis kaki-kaki. Hal ini untuk memastikan komponen tersebut harus diganti atau masih. Biasanya, pemilik mobil dalam kondisi ini pernah berkendara ke keluar kota.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement