3. Ada Celah Wiper dengan Kaca
Adanya celah antara wiper dan kaca sudah pasti membuat kinerja wiper sia-sia. Wiper tidak akan menyentuh kaca sehingga kaca tidak akan bisa dibersihkan. Jika menemukan hal ini, segera ganti wiper.
4. Bunyi Berdecit
Bunyi berdecit saat wiper digunakan merupakan tanda wiper sedang tidak baik-baik saja. Cobalah untuk membersihkan wiper. Jika setelah dibersihkan masih juga bunyi, bisa segera ganti dengan wiper baru.
5. Karet Pisau Retak
Karet pada wiper bisa saja rusak lantaran terpapar sinar UV. Bila ini terjadi, karet tak akan menyentuh kaca secara sempurna. Jika menemui kondisi ini, berarti sudah waktunya untuk mengganti dengan wiper baru.
Jangan lupa untuk selalu memeriksa kondisi wiper setelah diganti. Ini akan sangat berguna untuk mengetahui kondisi karet wiper akan meminimalkan masalah kaca depan mobil lecet.
(Erha Aprili Ramadhoni)