JAKARTA - Era mobil listrik membawa tantangan baru dalam pengembangan sistem operasi yang mendukung kebutuhan mobilitas masa depan.
Huawei dalam hal ini memperkenalkan HarmonyOS 4.0 pada Luxeed S7, yang menjanjikan integrasi yang mulus antara kendaraan, pengguna, dan lingkungan sekitarnya.
Sementara itu, Xiaomi juga merancang Xiaomi SU7 dengan menggunakan HyperOS menandai langkah besar dalam penetrasi perusahaan teknologi ini ke dalam industri otomotif.
Kedua produsen smartphone yang merambah ke mobil listrik ini melihat pentingnya sistem operasi yang andal dan aman dalam mendukung konektivitas, pengalaman pengguna, dan keamanan di dalam mobil listrik mereka.
Lantas, manakah sistem operasi mobil pintar garapan produsen China yang lebih canggih?
BACA JUGA:
Berikut fitur dari Harmony OS 4.0 dan HyperOS dilansir dari berbagai sumber, Rabu (22/11/2023).
Harmony OS 4.0

HarmonyOS 4.0 adalah sistem operasi yang dikembangkan oleh Huawei untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik dan terintegrasi di berbagai perangkat. Salah satu implementasi dari HarmonyOS 4.0 ini adalah pada mobil Luxeed S7.
Dalam Luxeed S7, HarmonyOS 4.0 menyediakan kontrol yang bisa digunakan oleh beberapa orang sekaligus.
Fitur ini memungkinkan pengemudi dan penumpang untuk mengakses dan mengendalikan berbagai aspek mobil seperti sistem audio, navigasi, dan kalimat kontrol. Dengan adanya multi-person control ini, semua orang dalam mobil dapat dengan mudah berpartisipasi dalam mengatur pengalaman berkendara mereka.
BACA JUGA:
Selain itu, HarmonyOS 4.0 juga mendukung multiple screens, yang berarti pengguna dapat menggunakan beberapa layar sekaligus. Misalnya, pengemudi dapat melihat peta navigasi di layar depan sementara penumpang lain bisa tetap menonton film atau mengakses aplikasi lainnya di layar belakang. Hal ini memberikan fleksibilitas dan kemudahan akses kepada semua orang di dalam mobil.
AI voice assistance pada HarmonyOS 4.0 juga mengalami peningkatan. Dengan menggunakan teknologi pengenalan suara yang canggih, pengemudi dapat memberikan perintah suara untuk melakukan berbagai tugas seperti memutar musik, menjawab panggilan telepon, atau mengatur suhu dalam mobil.
Sistem ini juga dapat mengenali suara dari berbagai bahasa dan dialek, sehingga pengguna tidak perlu khawatir tentang kompatibilitas bahasa.
HarmonyOS 4.0 pada Luxeed S7 dihadirkan guna menciptakan pengalaman berkendara yang mulus dan mendalam. Dengan mengintegrasikan berbagai fitur dan teknologi canggih, Huawei berharap pengguna dapat menikmati pengalaman berkendara yang lebih aman, nyaman, dan menyenangkan.
Selain itu HarmonyOS 4.0 memungkinkan pengguna untuk tetap terhubung dengan dunia luar, mengakses informasi, dan menjalankan aplikasi favorit mereka tanpa mengorbankan kenyamanan dan keselamatan di dalam mobil.
HyperOS

HyperOS merupakan sistem operasi milik Xiaomi yang nantinya akan digunakan pada mobil Xiaomi SU7.
Meskipun belum diluncurkan secara resmi, HyperOS dikabarkan akan membawa sejumlah fitur terbaiknya ke dalam mobil listrik pertamanya itu.
Dalam Xiaomi SU7, HyperOS memang cukup menonjol dengan beragam fitur canggihnya yang tersamat.
Sistem operasi eksklusif ini diklaim memiliki ukuran firmware paling kecil dalam industri, menawarkan perbaikan signifikan dalam keamanan, kinerja, dan kemampuan multitasking.
Pengguna dapat menikmati opsi personalisasi yang lebih luas, termasuk kemampuan untuk menyesuaikan layar kunci serta kontrol yang lebih lancar melalui pusat kontrol yang dioptimalkan.
Selain itu, sistem operasi ini juga menawarkan peningkatan kinerja yang berarti, termasuk pengelolaan memori yang lebih baik serta optimasi sistem file yang mengagumkan.
Semua ini bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pengguna secara menyeluruh di perangkat Xiaomi, menjadikan HyperOS sebagai penunjang fungsionalitas yang canggih dan performa yang optimal.
Belum ada kabar lebih lanjut mengenai fitur lainnya dari HyperOS. Hal ini dikarenakan sistem operasi ini belum dirilis secara resmi oleh Xiaomi. Selain itu, mobil Xiaomi SU7 juga belum dijelaskan rincian spesifikasi serta fiturnya oleh pihak Xiaomi.
Alvitho Devano
(Imantoko Kurniadi)