Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Nama PO Bus yang Unik di Indonesia, Ada Bagong hingga Rasa Sayang

Redaksi , Jurnalis-Kamis, 09 November 2023 |14:46 WIB
7 Nama PO Bus yang Unik di Indonesia, Ada Bagong hingga Rasa Sayang
Ilustrasi Nama PO Bus yang unik di Indonesia. (Doc. Instagram Tantrem)
A
A
A

Menariknya, seluruh armada bus PO Rapi dilengkapi fasilitas toilet khusus untuk buang air kecil dan besar di semua kelas. Untuk kelas Super Executive, Royal Executive dan Executive terdapat fasilitas AC dan Wifi.

4. PO Bus Rasa Sayang

PO Bus Rasa Sayang memiliki rute terjauh dari Nusa Tenggara Barat (NTB) ke Jakarta. PO Bus Rasa Sayang harus menempuh waktu selama 60 jam dengan menyeberangi tiga selat.

PO Bus asal Bima NTB ini sudah berdiri sejak 1992. Mereka sangat digemari karena service pelanggan yang menjadi prioritas utama. Maka PO Bus Rasa Sayang dapat berkembang hingga sekarang.

PO Rasa Sayang sempat menggunakan Karoseri Malindo dan dulunya dikenal seperti Karoseri Adiputro masa kini. Selain itu, bus juga menggunakan body Evo-C dari Karoseri Rahayu Santosa yang masih beroperasi hingga kini.

5. PO Bus Goodwill

PO Bus Goodwill melayani rute Bandung-Purwokerto. Bus ini sudah berdiri sejak pada tahun 70-an.

Bus yang identik dengan livery warna merah, oranye dan hitam ini disebut-sebut milik pengusaha keturunan Jerman. Karena, warna tersebut identik dengan bendera Jerman.

Sayangnya, karena sopir yang mengangkut penumpang sebanyak-banyaknya itu, lantas menjadi bumerang bagi layanan perusahaan, hingga membuat perusahaan tersebut kehilangan banyak pelanggan.

6. PO Bus Kifli Yoyon Marwoto

Nama PO Bus KYM adalah singkatan dari nama pemilik. PO Bus KYM Trans adalah perusahaan otobus pariwisata asal Sidoarjo, Jawa Timur yang bergerak dalam layanan persewaan bus pariwisata untuk tujuan seluruh Indonesia khususnya wilayah pulau Jawa, Sumatera, Bali dan Lombok.

PO Bus ini menyediakan unit bus sesuai dengan kebutuhan mulai dari Elf untuk kapasitas 12-17 orang, Medium bus (bis sedang) untuk kapasitas 20-33 orang, Big bus (bis besar) konfigurasi 2-2 untuk kapasitas 38-50 orang, dan Big Bus (bis besar) konfigurasi 2-3 untuk kapasitas 58 seat.

7. PO Bus Bejeu

PO bus ini berasal dari Jepara, Jawa Tengah. Perusahaan yang didirikan Rofi’Udin dan ketiga saudara di 2002 diberi nama Bejeu.

Pada awal pendiriannya, Bejeu berjalan hanya bermodalkan tiga bus yang dibeli Rofi'udin dari lelang. Bus-bus yang kemudian dicatnya dengan warna hitam tersebut digunakan untuk perjalanan wisata dan carter. Alasan inilah yang membuat PO bus ini dijuluki si hitam manis dari Jepara.

Seiring perkembangan bisnisnya, PO Bejeu mulai bermain di trayek antarkota antarprovinsi (AKAP) dengan rute Jakarta-Jepara, pada 2007. PO bus ini kemudian membuka trayek AKAP lain menuju Jakarta, Bandung, Bogor, hingga Bali.

Soal fasilitas, Bejeu diperlengkapi dengan mesin Hino RN285 dan bodi Scorpion-X dari Tentrem. Tiap-tiap armada diperlengkapi bangku dengan sandaran kaki, TV LCD, colokan USB, mesin pembuat kopi, hingga Wi-Fi. Penyediaan Wi-Fi ini bahkan dipelopori PO Bejeu sejak tahun 2010.

Muhammad Aidil Sani

(Imantoko Kurniadi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement