Paling mengerikan, militer Israel disebut memiliki nuklir. Clarke menjelaskan hal tersebut sebagai pertahanan terakhir dari ancaman negara asing. Namun, penggunaan senjata berbahaya ini sendiri kemungkinan tidak akan dilakukan dalam konflik kali ini, mengingat jarak Gaza ke Israel yang sangat dekat.
Kekuatan Senjata Hamas
Hamas digambarkan sebagai salah satu organisasi gerilya dengan persenjataan paling lengkap di dunia. Meski tidak dilengkapi kendaraan lapis baja selayaknya Israel, kelompok ini justru beroperasi menggunakan kendaraan utilitas yang dikenal memiliki dampak kehancuran signifikan.
Hamas menurut Clarke justru menggunakan kendaraan seperti Land Rover Discovery dengan memasang senjata di belakang, seperti senapan mesin berat kaliber 30. Hal tersebut menjadikan Hamas dianggap memiliki kemampuan yang sangat baik dalam memanfaatkan senjata.
Seperti halnya peluncuran ribuan rudal ke Israel yang sekaligus menjadi awal terjadinya konflik mematikan ini. Rudal tersebut diketahui merupakan versi berbeda dari rudal balistik permukaan-ke-permukaan Fateh-110 buatan Iran yang dapat bergerak di jalan raya hingga membawa hulu ledak sampai 500kg.
Terkait jumlah pejuang Hamas, diperkirakan mencapai sekitar 10.000 orang. Namun, angka ini disebut akan bertambah secara signifikan ketika kekerasan terjadi dengan memobilisasi banyak orang.
“Jadi jumlah mereka bisa bertambah dari 10.000 orang yang berkomitmen pada Hamas menjadi 40.000, 50.000 orang,” pungkas Clarke. (Chasna Alifia Sya’bana)
(Maruf El Rumi)