JAKARTA - Mobil listrik paling irit di dunia menarik untuk diperhatikan, apalagi tren kendaraan elektrifikasi di dunia tak terkecuali di Indonesia mulai meningkat belakangan ini.
Meski sama-sama ramah lingkungan, dan tidak butuh bahan bakar konvensional. Tapi masing-masing kendaraan listrik juga memiliki tingkat konsumsi daya yang berbeda-beda.
Dan penting juga bisa jadi acuan sebelum membeli kendaraan listrik, lantas mana yang lebih irit? Dikutip dari berbagai sumber, Selasa (17/10/2023), simak ulasannya berikut ini.
Mobil listrik paling irit di dunia, berdasarkan konsumsi listrik per 100 kilometer:
1. Mercedes-Benz Vision EQXX (8,7 kWh/100 km)
2. Renault Megane E-Tech (11,2 kWh/100 km)
3. Tesla Model 3 (12,7 kWh/100 km)
4. Kia EV6 (13,4 kWh/100 km)
5. Nissan Leaf (14,9 kWh/100 km)
6. Hyundai Ioniq 5 (15,3 kWh/100 km)
7. Audi e-tron (16,8 kWh/100 km)
Mobil-mobil listrik ini memiliki efisiensi yang tinggi karena berbagai faktor, termasuk desain yang aerodinamis, motor listrik yang bertenaga, dan baterai yang ringan.
Berikut adalah penjelasan singkat tentang masing-masing mobil listrik tersebut:
• Mercedes-Benz Vision EQXX adalah mobil konsep yang diklaim mampu menempuh jarak 1.000 kilometer dengan sekali pengisian daya. Mobil ini memiliki desain yang sangat aerodinamis, dengan koefisien drag hanya 0,17.
• Renault Megane E-Tech adalah mobil listrik yang baru diluncurkan pada tahun 2022. Mobil ini memiliki desain yang stylish dan fitur-fitur yang canggih.
• Tesla Model 3 adalah mobil listrik yang populer di dunia. Mobil ini memiliki performa yang kencang dan fitur-fitur yang lengkap.
• Kia EV6 adalah mobil listrik yang baru diluncurkan pada tahun 2022. Mobil ini memiliki desain yang futuristik dan performa yang bertenaga.
• Nissan Leaf adalah mobil listrik yang populer di Indonesia. Mobil ini memiliki harga yang terjangkau dan fitur-fitur yang lengkap.
• Hyundai Ioniq 5 adalah mobil listrik yang baru diluncurkan pada tahun 2022. Mobil ini memiliki desain yang unik dan fitur-fitur yang canggih.
• Audi e-tron adalah mobil listrik mewah yang diproduksi oleh Audi. Mobil ini memiliki performa yang kencang dan fitur-fitur yang lengkap.
Tentu saja, konsumsi listrik mobil listrik juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain, seperti gaya mengemudi, kondisi jalan, dan suhu udara.
Namun, secara umum, mobil listrik yang lebih irit akan membutuhkan biaya operasional yang lebih rendah.
(Imantoko Kurniadi)