JAKARTA – Penyebab motor tidak bisa distarter padahal aki baru, tentu sangat membingungkan.
Tapi tentu Anda harus memahami masalahnya, karena tidak dipungkiri masalah ini bakal menghampiri, terlebih aki pada kendaraan yang dikenakan saat ini sudah cenderung berumur.
Tapi perlu disadari juga, tidak selamanya masalah ketika starter listrik tidak berfungsi disebabkan oleh masalah pada aki. Ada beberapa penyebab lain yang dapat membuat motor sulit untuk distarter lho.
Penasaran? Simak berikut ulasannya, seperti dikutip dari berbagai sumber, Kamis (12/10/2023).
Penyebab motor tidak bisa distarter padahal aki baru
1. Dinamo starter bermasalah
Jika setelah membersihkan starter mesin dan mesin tetap enggan menyala, mungkin permasalahannya terletak pada dinamo starter.
Dinamo starter berperan penting sebagai penggerak gigi flywheel yang memungkinkan mesin dinyalakan. Meskipun kerusakan pada dinamo starter jarang terjadi karena komponen ini umumnya cukup andal.
2. Sekring putus
Penyebab kesulitan saat mencoba menyalakan motor, meskipun telah mengganti aki yang baru, adalah potensi kerusakan pada sekring.
Sekring adalah bagian dari sistem listrik yang berfungsi untuk menerima aliran listrik dari aki. Juga dikenal sebagai "main fuse," sekring akan memutus aliran listrik saat terjadi lonjakan arus listrik yang besar.
Sebagai komponen ini memiliki kawat di dalamnya, bisa terjadi putus jika ada korsleting. Apabila sekring putus, motor akan gagal untuk dinyalakan. Ini disebabkan oleh terhentinya aliran listrik yang mencapai starter elektrik, sehingga motor tidak dapat dihidupkan.
3. Masalah pada kabel dan soket
Pemasangan yang benar dari kabel ini sangat penting untuk memastikan aliran arus listrik yang tepat. Sayangnya, getaran atau bahkan gangguan dari hewan seperti tikus bisa menyebabkan kerusakan pada kabel dan soket ini. Kabel mungkin terputus, menghentikan aliran listrik.
Lebih lanjut, kerusakan yang lebih serius bisa terjadi jika terjadi korsleting, yang bisa mengakibatkan masalah pada komponen lain seperti lampu.
Dalam situasi seperti ini, mesin mungkin tidak akan menyala, dan jika masalahnya terletak pada kabel, maka penggantian aki tidak akan menjadi solusi yang tepat yang diperlukan adalah perbaikan atau penggantian kabel yang rusak.
4. Kotornya starter elektrik
Kesulitan saat mencoba menyalakan motor, meskipun telah mengganti aki yang baru, juga dapat disebabkan oleh kondisi kotor pada starter elektrik.
Bagian tombol starter sering kali rentan terhadap kotoran akibat paparan terhadap hujan, debu, dan bahan lainnya. Ketika kotoran menghambat fungsi starter, alat tersebut tidak dapat memulai mesin karena tidak ada aliran listrik yang tersambung dari starter elektrik ke busi untuk menghasilkan percikan api.
5. Busi melemah
Busi seringkali menjadi penyebab kesulitan saat mencoba menyalakan motor, terlepas dari fakta bahwa telah mengganti aki yang baru, dan komponen ini mungkin sering diabaikan. Busi memiliki masa pakai yang terbatas, dan saat kekuatannya menurun, maka percikan api yang dihasilkan juga akan menjadi lebih lemah. Busi akan mengalami keausan dan akumulasi kotoran.
Jika kemampuan busi sudah melemah, sebaiknya Anda bersiap-siap untuk menggantinya. Pilihan ini lebih ekonomis daripada mengganti aki, karena biaya penggantian busi jauh lebih terjangkau.
6. Switch rem bermasalah
Kondisi kesulitan saat mencoba menyalakan motor, meskipun telah mengganti aki yang baru, sering kali terjadi pada sepeda motor modern yang dilengkapi dengan pengaman tambahan yang disebut "side stand switch."
Pengaman ini berfungsi untuk menghentikan mesin saat Anda menurunkan standar samping. Sistem ini beroperasi melalui sebuah komponen yang disebut "switch rem," yang berperan dalam memutus aliran listrik. Ini berarti bahwa jika Anda lupa menaikkan standar samping, mesin tidak akan bisa dinyalakan.
Viranika Tria Anggraini
(Imantoko Kurniadi)