Dalam uji coba itu diketahui Samsung Galaxy Fold5 dan Google Pixel Fold paling kuat ketika dijatuhkan dari ketinggian dengan layar menghadap lantai. Hanya ada kerusakan kecil pada bingkai dan lecet-lecet di bagian sudut ponsel.
Selain itu ada beberapa bagian yang penyok karena jadi tanda pernah jatuh dari ketinggian. Tapi layar kedua ponsel tersebut benar-benar aman dan tidak retak sama sekali.
Sebaliknya layar iPhone 15 Pro Max dan Samsung Galaxy S23 Ultra langsung retak ketika dijatuhkan dari ketinggian. Makin buruk ada beberapa bekas penyok yang artinya ponsel pernah jatuh.
Uji coba kedua adalah menjatuhkan ponsel dengan bagian kamera belakang yang langsung menabrak lantai. Hasilnya iPhone 15 Pro Max justru terlihat yang paling berantakan. Pasalnya tidak hanya bodi ponsel yang mengalami retak, kaca kamera belakang juga terlihat pecah.
Hal itu justru tidak terlihat di ketiga ponsel lainnya. Meski bodi ketiga ponsel tersebut juga memang sama-sama retak.
“Meskipun ponsel tercanggih saat ini dibuat dengan bahan-bahan yang mampu bertahan di luar angkasa seperti titanium, armor aluminium, dan layar Ceramic Shield, ponsel-ponsel tersebut tetap rentan terhadap kerusakan jika terjatuh di trotoar beton,” kata Jason Sisiliano dari Allstate Protection Plans.
“Hal ini sangat meresahkan mengingat survei terbaru kami menunjukkan bahwa hampir separuh orang Amerika mengungkapkan biaya perbaikan ponsel pintar yang juga sangat mahal,” pungkasnya.
(Imantoko Kurniadi)