Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Koleksi Unik Museum Nasional Indonesia, Ada Teropong Bintang Sextant

Maruf El Rumi , Jurnalis-Sabtu, 16 September 2023 |22:25 WIB
Koleksi Unik Museum Nasional Indonesia, Ada Teropong Bintang Sextant
Sextant menjadi salah satu koleksi unik museum nasional Indonesia. (Foto: Museum Nasional)
A
A
A

Alat tersebut dinamakan teropong sextant yang ditemukan John Hadley dan Thomas Godrey. Alat yang ditemukan pada tahun 1730, terdiri dari cermin index, cermin horizon, kaca filter, micrometer drum, teleskop, busur derat, dan juga indeks lengan.

Dijelaskan dalam keterangan situs resmi museum nasional, prinsip kerja Sextant mengukur ketinggian benda langit di atas cakrawala. Cara menggunakannya, pertama-tama, posisikan cermin horizon ke arah cakrawala.

Kedua, arahkan cermin index ke arah benda angkasa, bisa bulan, matahari, bahkan rasi bintang. Ketiga, posisikan benda langit sejajar dengan garis horizon lalu mulai membaca sudut ketinggiannya.

Tapi harus diingat, selama mengukur sudut, pastikan melakukannya dengan cepat dan tepat. Catat juga waktu tiap detik, menit, dan jamnya, karena kesalahan menit dapat menyebabkan kapalmu melenceng satu mil di lautan.

Selain itu, ada juga Kompas yang digunakan pada abad 19. Pada zaman dahulu, pelaut menggunakan bintang, gelombang dan elemen lainnya untuk menentukan arah perjalanan mereka. Kompas dipopulerkan pada abad ke-19 ketika pelaut menggunakannya dengan peta untuk mempertahankan arah.

(Maruf El Rumi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement