Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fenomena Hari Tanpa Bayangan 9 September 2023, Begini Fakta dan Penjelasan dari BMKG

Destriana Indria Pamungkas , Jurnalis-Jum'at, 08 September 2023 |06:46 WIB
Fenomena Hari Tanpa Bayangan 9 September 2023, Begini Fakta dan Penjelasan dari BMKG
Ilustrasi untuk fenomena Hari Tanpa Bayangan pada 9 September (Foto: Okezone)
A
A
A

Fenomena ini terjadi karena bidang ekuator atau bidang rotasi Bumi tidak tepat berimpit dengan bidang ekliptika atau bidang evolusi Bumi. Karena itulah posisi Matahari dan Bumi akan tampak terus berubah sepanjang tahun. Berkisar di antara 23,5o LU s.d. 23,5o LS. Hal inilah yang disebut sebagai gerak semu harian Matahari.

Sementara itu dengan posisi Indonesia yang berada di sekitar ekuator, maka kulminasi utama di Tanah Air terjadi sebanyak dua kali dalam setahun. Dengan waktu yang tidak jauh dari ketika Matahari berada di khatulistiwa.

Secara umum kulminasi utama tahun ini sudah terjadi sejak 21 Februari 2023 di Baa, Nusa Tenggara Timur hingga 5 April 2023 di Sabang, Aceh. Lalu tanggal 8 September 2023 akan berlangsung di Sabang, Aceh, sampai 21 Oktober 2023 di Baa, Nusa Tenggara Timur.

Kemudian pada 9 September 2023 nanti akan terjadi di Banda Aceh pada pukul 12.36. Khusus untuk DKI Jakarta sendiri, fenomena hari tanpa bayangan telah berlangsung pada 5 Maret 2023 pada 12.04 WIB dan akan kembali terjadi pada 9 Oktober 2023 pukul 11.40.

Demikian fakta dan penjelasan dari BMKG mengenai Fenomena Hari Tanpa Bayangan 9 September 2023.

(Hafid Fuad)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement