3. Perhatikan lokasi penempatan router
Router kamu baru, namun sinyal masih tetap lambat? Kamu perlu memperhatikan lokasi yang tepat untuk meletakkan router. Jika bisa, tempatkanlah router kamu pada pusat rumah yang menjadi posisi optimal untuk menempatkan router.
Letakkan router pada posisi yang lebih tinggi, seperti di atas rak atau lemari. Atau, jika router berada di lantai dua rumah kamu, letakan router tersebut di dekat lantai. Hal ini dilakukan agar dapat menjangkau koneksi internet di penjuru rumah.
4. Ubah posisi antena router
Biasanya, router dilengkapi oleh antena untuk membantu mengirim sinyal WiFi langsung dari sumbernya. Jika rumah kamu hanya memiliki satu lantai, posisikan antena setara sudut 45 derajat agar sinyal WiFi dapat memancar secara merata.
Jika router berada di lantai dua, sejajarkan antena dengan lantai agar sinyal dapat memancar ke kedua lantai rumah. Jika router memiliki dinding atau sesuatu yang menghalangi, posisikan antena agar lebih menonjol di luar penghalang tersebut.
Sayangnya, antena router internal tidak dapat disesuaikan, namun kamu dapat pastikan router diorientasikan seperti yang telah diinstruksikan, tegak, atau datar meskipun tidak pada tempatnya. Jangan sembunyikan router di balik tanaman atau rak buku, karena hal ini dapat menghalangi sinyal WiFi.
5. Jauhkan router dari gangguan elektronik
Gangguan elektronik perangkat lain yang ada di rumah kamu dapat berdampak negatif pada sinyal WiFi. Kulkas, ataupun televisi model lama dapat menciptakan medan elektromagnetik yang dapat menghalangi atau melemahkan frekuensi gelombang radio yang dilalui oleh WiFi. Produk-produk yang internet of Things seperti lampu pintar, speaker pintar, monitor bayi, telepon nirkabel, serta perangkat yang terhubung dengan Bluetooth lainnya juga dapat menghalangi sinyal yang WiFi pancarkan.
Gelombang mikro, seperti pada gelombang radiasi elektromagnetik, memiliki kekuatan lebih dari gelombang radio standar. Meskipun tidak berbahaya bagi manusia, gelombang mikro yang dipancarkan dari microwave juga dapat mendominasi gelombang WiFi yang mencoba melewati antara router dan perangkat kamu. Oleh karena itu, kamu dapat menjaga jarak router 4-6 kaki dari perangkat yang dapat menyebabkan gangguan listrik. (Taja Aurora Bianca)
(Saliki Dwi Saputra )