Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ilmuan Harvard Pede Buktikan Keberadaan Alien dalam Waktu Satu Bulan

Wahyu Sibarani , Jurnalis-Senin, 07 Agustus 2023 |07:30 WIB
Ilmuan Harvard Pede Buktikan Keberadaan Alien dalam Waktu Satu Bulan
Avi Loeb dan rekan-rekannya (Foto: Daily Mail)
A
A
A

Bola-bola besi itu saat ini tengah diteliti guna menentukan apakah isotop atom, komposisi kimia, dan detail lainnya bukan datang dari bumi. Sebaliknya bisa diperkirakan materi tersebut datang dari dunia lain.

"Kami sedang dalam proses mencari tahu, dalam waktu satu bulan atau lebih, terbuat dari apa meteor ini dan apakah itu berasal dari teknologi (kita) atau bukan," kata Avi Loeb. 

Lebih lanjut Avie Loeb juga berencana mengganti nama fragmen yang dia temukan. Sebelumnya fragmen tersebut dinamakan IM1 singkatan dari Interstellar Meteor 1. Rencananya fragmen itu akan diberi nama yang lebih teknis yakni CNEOS 20140108 singkatan dari Center for Near-Earth Object Studies 20140108.

Fragmen itu diketahui merupakan temuan terbesar Avi Loeb bersama krunya yang sudah melakukan pencarian jejak alien di bumi sejak 2014. Pencarian mereka baru jadi sorotan ketika melakukan ekspedisi dilakukan pada 14-28 Juni 2023 dengan biaya mencapai USD1,5 juta dolar atau setara Rp22,6 miliar terhadap benda asing yang jatuh di laut Papua Nugini.

Selama dua minggu perjalanan, mereka telah menjelajahi lebih dari 100 mil dasar laut. Kemudian, mereka menemukan 50 bola-bola kecil yang terdiri dari zat logam.

Avi Loeb yakin temukan potongan teknologi alien Avi Loeb tampak yakin dirinya telah menemukan material yang mungkin merupakan potongan teknologi alien. Menurutnya, hal itu terlihat dari bentuk bola-bola kecil yang ia temukan.

"Bentuknya hampir seperti bola sempurna atau kelereng metalik. Ketika Anda melihatnya melalui mikroskop, mereka terlihat sangat berbeda," kata Avi Loeb, dikutip dari CBS News waktu itu.

(Saliki Dwi Saputra )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement