Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sirkuit Pembuatan SIM Resmi Diganti Jadi Huruf S, Dilaksanakan Besok

Irfan Ma'ruf , Jurnalis-Kamis, 03 Agustus 2023 |19:11 WIB
Sirkuit Pembuatan SIM Resmi Diganti Jadi Huruf S, Dilaksanakan Besok
Sirkuit pembuatan SIM dirubah dari angka 8 jadi huruf S. (Doc. Youtub: Andy Garna)
A
A
A

JAKARTA - Sirkuit ujian praktik pembuatan surat izin mengemudi (SIM) resmi dirubah, dari manuver angka 8 jadi bentuk S.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman mengatakan, pelaksanaan beberapa tempat yang dilakukan di antaranya di Daan Mogot, Polres Tangerang Kota, Tangerang Kabupaten, Tangerang Selatan, Depok, Bekasi Kota. Penerapan ini telah sesuai arahan Korps Lalu Lintas Polri.

"Iya ada kajian, ada petunjuk dari Korlantas mengeluarkan ketentuan ini," kata Latif kepada wartawan, Kamis (3/8/2023).

Lebih lanjut, Latif menjelaskan peralihan dari angka 8 diganti dengan huruf S agar lebih mudah dan menjadi 2,5 kali lebar kendaraan dari yang sebelumnya 1,5.

"Intinya, ada beberapa dianggap sulit tetapi tidak kurangi keselamatan dan keahliannya. Yang tadi angka 8 diganti huruf S jadi manuver ke kanan, manuver ke kiri sudah terakomidir di situ. Seperti putar balik kan ada materi disitu. Jadi, kita persingkat dalam satu sirkuit," ujarnya.

Lebih lanjut mantan Dirlantas Polda Jawa Timur ini mengatakan pelaksanaannya dimulai besok di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

"Besok pagi pelaksanaanya sudah dimulai. Besok pagi khusus di Daan Mogot sudah kami mulai beberapa di Polres Tangerang Kota, Tangerang Kabupaten, Tangerang Selatan, Depok, Bekasi Kota sudah dilaksankan juga," ucapnya lagi.

Sebelumnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajaran Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas), Irjen Firman Santyabudi untuk terus melakukan pembenahan dalam proses pembuatan surat izin mengemudi (SIM).

 “Kalau kita lihat, pembuatan SIM masih sulit. Tentunya kita akan selalu lakukan perbaikan,” kata Sigit.

Sigit meminta Kepala Divisi TIK Irjen Slamet Uliandi, Asops Kapolri Irjen Agung Setya, dan Kepala Korlantas Polri Irjen Firman supaya terus melakukan perbaikan dari manual menuju digitalisasi. Sehingga, masyarakat dapat menggunakan aplikasi nantinya.

“Pak Kadiv TIK, Pak Asops, Kakorlantas, sedang berusaha melakukan perbaikan yang awalnya manual menjadi digitalisasi. Sehingga, masyarakat mendapat pelayanan dengan aplikasi yang sedang kita siapkan. Kita akan satukan semua layanan di satu aplikasi, namanya SuperAPP,” jelas dia.

(Imantoko Kurniadi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement