JAKARTA – Semua negara punya aturan yang sama pada pengguna jalan, termasuk penggunaan Surat Izin Mengemudi. Namun, yang membedakan adalah tingkat kesulitan mendapatkan SIM tersebut.
Sebelum mendapat SIM, calon pengguna jalan wajib ikut tes tulis dan praktik. Ujian tulis berkaitan dengan pengetahuan umum terkait kendaraan dan rambu. Sedangkan ujian praktik adalah mewajibkan pelamar SIM praktik berkendara.
Negara yang terkenal sulit lulus SIM adalah Jepang dan Singapura. Indonesia pun masuk kategori negara yang cukup sulit meluluskan peserta pengurusan SIM.
Tapi, ada negara-negara yang terkenal mudah untuk mendapat SIM. Saking mudahnya, ada negara yang ujian praktiknya hanya butuh waktu lima menit. Berikut negara yang terkenal paling mudah mendapat SIM.
1. Meksiko
Ujian SIM di Meksiko bisa dibilang susah susah gampang. Karena, di negara ini untuk mendapat SIM, pelamar hanya perlu ujian tulis tanpa perlu praktik. Begitu selesai mengerjakan ujian tulis, akan ditentukan lulus atau tidak.
Ujian SIM di Meksiko sangat bergantung pada seberapa besar pengetahuan terkait materi yang diujikan. Keterampilan berkendara di jalan sama sekali tidak diperhitungkan. Mudah sekali, bukan?
2. India
India punya ujian SIM yang unik. Setelah lolos ujian tulis, pelamar SIM hanya diwajibkan untuk menghidupkan motor dan menjalankan kendaraan ke depan lantas belok kiri.
Daily Mail menyebutkan, jika ingin memiliki SIM tanpa ujian hanya perlu membayar uang suap sebesar 1.000 Rupee atau Rp180.000. Usai membayar, pelamar akan langsung dapat SIM.
3. Pakistan
Pakistan punya mekanisme ujian SIM yang unik. Sama seperti negara lainnya, ujian SIM di Pakistan harus mengikuti ujian tulis dan praktik berkendara.
Namun, yang membedakan dengan negara lainnya adalah menyuruh pemohon SIM untuk membaca pelat nomor dari jarak 20,5 meter.
Setelah bisa membaca pelat nomor, pemohon SIM tinggal praktik berkendara di lintasan yang pendek, mundur dan berhenti. Waktu ujian SIM di Pakistan hanya 15 menit.
4. Mesir
Ujian SIM di Mesir juga cukup mudah. Pemohon SIM hanya perlu praktik maju mundur sejauh enam meter. Jika mampu melakukan itu, maka pemohon bisa mendapat SIM.
Setelah ujian dengan cara ini dikritik, pihak berwenang di Mesir menambah tambahan berupa ujian tulis. Namun, ujian tulis ini juga tergolong mudah. Pemohon harus menyelesaikan 10 soal.
(Citra Dara Vresti Trisna)