5. Kuda

Kuda bernama Prometea dikloning oleh peneliti Italia pada tahun 2003. Kasus ini cukup menarik karena betina yang menghasilkan Prometea juga merupakan donor materi ganetik.
Kloning Prometea berhasil membuktikan bahwa kloning untuk menghasilkan genetik identik sama sekali tidak berbahaya bagi betina dan anaknya.
6. Anjing

Tahun 2005 lalu, para peneliti di Korea Selatan mengkloning seekor anjing bernama Snuppy. Dia lahir pada 24 April 2005 yang dikloning dari sel kulit dewasa dari seekor anjing Afghan.
Snuppy satu-satunya yang selamat setelah 1.095 embrio ditanam pada 123 induk anjing pengganti. Sebenarnya ada dua yang berhasil dikloning, namun yang satunya lagi mati hanya beberapa minggu setelah lahir.
7. Musang

Para peneliti berhasil mengkloning musang pada tahun 2004. Hasilnya, ada dua anak musang yang diberikan nama Libby dan Lilly. Kloning musang dilakukan karena hewan ini punya kegunaan yang besar untuk mempelajari pernapasan manusia.
(Martin Bagya Kertiyasa)