Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penjualan Kendaraan Listrik Baru 10 Ribu Unit, Gaikindo: Angka Ideal Itu 250 Ribu Unit

Muhamad Fadli Ramadan , Jurnalis-Sabtu, 27 Mei 2023 |20:17 WIB
Penjualan Kendaraan Listrik Baru 10 Ribu Unit, Gaikindo: Angka Ideal Itu 250 Ribu Unit
Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi. (Foto: MPI)
A
A
A

JAKARTA – Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi menilai pertumbuhan mobil listrik membaik.

Meski begitu, ia mengaku jumlah penjualannya belum memuaskan. Menurut Nangoy, pihaknya tak punya target khusus pada penjualan kendaraan listrik.

“Kalau tahun lalu mobil listrik (penjualan) sampai 10 ribu, mudah-mudahan tahun ini harusnya bisa dua kali lipat. Harapannya, loh ya, kita lihat saja nanti,” kata Nangoi.

Menurutnya, sekelas industri otomotif, penjualan 10 ribu unit adalah angka yang kecil. Angka penjualan yang ideal menurutnya adalah 200-250 ribu unit.

Mengenai insentif yang telah diberikan pemerintah untuk meningkatkan volume penjualan mobil listrik, Yohannes Nangoi mengatakan semuanya kembali ke konsumen.

“Kalau orang sudah membeli mobil, apalagi kalau kelas atas bukan yang Rp100 juta atau Rp200 juta, dan segala macem, feeling saya kalau mereka sudah mau harusnya tidak akan terpengaruh. Market-nya saja yang harus terus kita genjot,” ucapnya.

Ketika ditanya apakah perlu besaran nilai insentif ditingkatkan, Yohannes Nangoi menegaskan Gaikindo tidak berwenang untuk menjawabnya. Pasalnya, segala keputusan ada di pemerintahan yang telah dipikirkan segala aspeknya.

“Saya nggak berani ngomong. Gini, yang menginisiasi subsidi mobil listrik kan bukan Gaikindo, itu adalah pemerintah. Pemerintah itu targetnya supaya mobil listrik itu laku, lebih banyak terjual dengan beberapa tujuan,” tuturnya.

(Citra Dara Vresti Trisna)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement