SAMA seperti manusia, hewan juga memiliki usia hidup rata-rata. Namun kebanyakan, usia hidup hewan jauh lebih pendek jika dibandingkan dengan manusia.
Umur hewan bergantung pada habitat, ukuran, sumber makanan, dan kemampuan untuk bertahan di alamnya. Beberapa hewan di dunia diketahui memiliki usia hidup yang sangat singkat.
Bahkan, ada di antaranya yang hanya memiliki waktu hitungan jam untuk bertahan hidup. Meski hidup hewan-hewan ini tergolong singkat, namun mereka punya regenarasi yang cepat pula. Lantas hewan mana saja yang termasuk memiliki umur pendek? Berikut informasinya dirangkum dari AZ Animals, Senin (8/5/2023).
Tikus
Tikus bisa ditemukan di berbagai tempat, mulai dari perumahan, kawasan perkotaan, hingga hutan. Hewan pengerat ini masuk dalam daftar umur terpendek, yakni hanya 3 tahun saja.
Terlepas dari itu, populasi tikus masih tetap kuat. Mereka mencapai usia dewasa secara seksual dalam waktu 30 hari. Tikus betina mampu memiliki 10 ekor anak, yang terdiri dari empat hingga enam bayi dalam 1 tahun.
Bunglon Labord
Bunglon labord ditemukan pertama kali di hutan Madagaskar oleh seorang penjelajah Prancis bernama Jean Laborde. Diketahui siklus hidup bunglon ini hanya sekitar 1 tahun.
Ketika bunglon labord lahir bulan November, maka mereka akan mencapai kematangan seksual pada Januari atau Februari. Bunglon akan berkembangbiak dan melahirkan lagi pada bulan November, dan begitu seterusnya. Bunglon labord dewasa yang lebih tua akan mati pada akhir tahun.
Lebah pekerja
Lebah pekerja terkenal sangat aktif. Mereka menghabiskan masa hidupnya untuk membantu sarang dan ratunya untuk bertahan hidup. Uniknya, usia lebah pekerja sangat bervariasi tergantung musim.
Lebah pekerja yang aktif pada musim panas, siklus hidupnya akan berakhir setelah 6 minggu atau 30-60 hari berikutnya. Sementara yang tumbuh dan aktif di musim dingin, cenderung punya usia hidup enam sampai delapan bulan. Hal ini dikarenakan lebah pekerja tak butuh banyak tenaga saat musim dingin. Mereka juga menyimpan lemak di tubuhnya untuk makanan.
Capung
Capung merupakan hewan dengan usia terpendek di dunia. Hewan kecil ini hanya mampu hidup sekitar 7-56 hari saja. Telur capung yang diletakkan di air butuh waktu 1 minggu untuk menetas. Capung muda atau nimfa muncul dari telur tersebut dan hinggap di air. Setelah itu, mereka melewatu fase ganti kulit dan berubah menjadi capung dewasa.
Lalat
Lalat salah satu hewan yang sangat mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Namun usia lalat rumah sangatlah singkat, sekitar satu sampai dua bulan. Meski begitu tahapan siklus hidup lalat juga tergolong cepat. Mulai dari telur lalat yang mampu menetas dalam waktu kurang dari 24 jam.
Kemudian tahap larva berlangsung antara 5-14 hari. Disusul dengan tahap kepompong yang berlangsung dari 3-10 hari. Artinya, setiap siklus hidup lalat sangat pendek durasinya. Hebatnya lagi, lalat betina mampu menghasilkan 500 butir telur sekaligus.
Semut drone
Hewan ini punya sayap dan tubuh yang besar seperti tawon. Mereka hidup berkoloni dan salah satu tujuannya berkembang biak agar populasi koloninya terus berkembang. Maka dari itu semut ini dikenal juga dengan sebutan semut reproduksi. Usia semut ini tergolong sangat singkat, hanya 1-2 hari saja.
Mayfly atau lalat capung
Hewan ini hidup di sekitar danau, kolam, dan sungai di Amerika Utara. Hewan ini diketahui punya usia paling pendek di dunia, yaitu hanya 24 jam. Lalat capung masuk dalam ordo Ephemeroptera, yang berasal dari bahasa Yunani dengan arti 'berumur pendek'. Siklus hidupnya sama seperi capung.
Dari sebuah telur kemudian menetas menjadi nimfa yang bertahan di air. Beberapa nimfa lalat capung tinggal di air beberapa bulan, bahkan bisa bertahun-tahun. Namun setelah menjadi lalat capumg dewasa, mereka hanya hidup kurang dari 24 jam.
(Martin Bagya Kertiyasa)