Selama pelaksanaan rampcheck, petugas memberikan pelaporan secara realtime pada laman Mitra Darat dengan mencantumkan unsur teknis, nomor stiker, unsur administrasi, nama dan nomor registrasi penguji, nama pengemudi dan nama PPNS.
“Dari hasil sementara rata-rata telah memenuhi syarat teknis akan tetapi belum melengkapi alat-alat pengamanan darurat. Seperti alat pemukul kaca, alat pemadam, dongkrak dan kotak obat,” kata Pitra dalam keterangan resmi di laman Ditjen Hubdat.
Adapun yang tidak layak, kata Pitra, didominasi oleh pelanggaran administrasi perizinan yang sudah tidak berlaku serta masalah uji berkala yang habis.
Pelanggaran yang banyak ditemui berikutnya adalah kendaraan yang digunakan tidak sesuai peruntukan, missal kendaraan untuk trayek AKAP digunakan untuk pariwisata.
(Citra Dara Vresti Trisna)