Biasanya, lebah pembunuh berburu sendirian. Hal itu berubah ketika mereka menemukan sarang lebah. Mereka akan melepaskan feromon yang menarik lebah pembunuh lainnya ke sarang tersebut.
Bersama-sama, mereka akan berperang melawan kumpulan lebah di sarang yang menjadi target. Mereka memenggal kepala lebah dengan rahang bawahnya. Kemudian, mereka membawa larva-larva kembali ke sarang mereka sendiri untuk berpesta.
Di seluruh Asia, beberapa spesies lebah telah belajar untuk menanggulangi serangan dari lebah pembunuh. Ketika mereka melihat feromon lebah, lebah pekerja betina akan bersiap untu melakukan serangan balik.
Jika ada lebah yang memasuki sarang, lebah-lebah itu akan berkerumun. Mereka mengelilingi lebah dan mengepakkan sayapnya. Hal ini akan memanaskan sarang dan menghasilkan karbon dioksida, yang pada akhirnya akan membunuh si penyerbu.
(Andera Wiyakintra)