Dua contohnya adalah Perang Saudara Amerika dan Perang Dunia II. Bahkan, Nazi menggunakan nyamuk sebagai senjata biologis. Hal ini menyebabkan penyebaran malaria di antara pasukan Italia.
Dari lebih dari 3.000 spesies nyamuk di dunia, ada tiga spesies yang paling bertanggung jawab atas penyebaran penyakit. Dan dari ketiganya, hanya nyamuk betina yang menghisap darah manusia.
Beberapa ahli sedang mencari cara untuk membasmi spesies ini dan mengakhiri penyebaran penyakit seperti malaria. Namun, mereka khawatir hal tersebut dapat menimbulkan dampak yang lebih luas bagi kehidupan.
Nyamuk penting bagi ekosistem. Namun, Anda tetap harus melakukan melindungi dari dari gigitan gigitan mereka.
(Andera Wiyakintra)