Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Kebiasaan yang Buat Baterai Handphone Cepat Rusak, Tapi Masih Sering Dilakukan

Tangguh Yudha , Jurnalis-Selasa, 24 Januari 2023 |15:36 WIB
5 Kebiasaan yang Buat Baterai Handphone Cepat Rusak, Tapi Masih Sering Dilakukan
Ilustrasi Charger Handphone. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

BATERAI merupakan salah satu komponen handphone yang kerap mengalami kerusakan. Baterai drop atau bahkan sama sekali tidak mengisi daya memang lazim terjadi, apalagi jika umur handphone kita memang sudah cukup lama.

Selain umur, daya tahan sebuah baterai handphone memang sering kali disebabkan oleh kebiasaan buruk saat melakukan pengecasan. Banyak pemilik handphone yang tidak memperhatikan tata cara pengecasan yang baik dan benar sesuai dengan instruksi pabrikan.

Mengingat pengecasan menjadi ritual yang sering sekali dilakukan, tidak sedikit dari mereka yang abai akan keamanan. Nah berikut ini adalah 5 Kesalahan fatal yang sering dilakukan saat mengecas handphone, melansir dari Gizchina.

Charger Handphone

Tidak menggunakan charger resmi

Kesalahan yang paling sering dilakukan para pemilik handphone adalah mengecas menggunakan charger yang tidak resmi dari pabrikan. Hal ini tentu sangat berbahaya bagi kesehatan handphone karena mungkin saja kualitas komponen yang digunakan pada charger sangatlah buruk.

Mengecash sampai Penuh

Menurut para ahli, waktu pengecasan yang paling baik itu dilakukan saat kapasitas baterai menyentuh angka 20% hingga 80%. Nyatanya, banyak pemilik handphone yang mengecah handphone mereka dalam waktu lama saat persentase baterai mencapai angka 100%.

Membiarkan kepala charger tercolok

Agar usia handphone bisa tahan lebih lama, cabut pengisi daya dari stopkontak segera setelah menggunakannya. Kebiasaan buruk ini dapat merusak komponen kepala charger dan juga sel baterai, akibatnya, durasi dan masa manfaat perangkat akan terpengaruh.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement